Berita Lombok Timur

Yayasan NW di Lombok Timur Cetak Puluhan Calon Hafiz Lewat Program Ramadhan Menghafal

Program Ramadhan Menghafal ini adalah program unggulan dan prioritas sebagai awal pembukaan YFMA yang berdiri pada 2021 lalu

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Peserta Ramadhan Menghafal Yayasan Fathul Muin Annahdloh NW Montong Tangi, Lombok Timur menjalani wisuda, Rabu (27/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Yayasan Fathul Muin Annadloh (YFMA) NW Montong Tangi, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur menggelar wisuda Ramadhan Menghafal angkatan perdana, Rabu (27/4/2022).

Kegiatan itu sekaligus dirangkai dengan penyantunan anak yatim piatu dan terlantar di halaman yayasan setempat.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) TGH Fahrurrozi Dahlan dalam pengajiannya menyebutkan wisuda tahfiz Yayasan Fathul Muin Annahdloh NW Montong Tangi memiliki peran penting dalam membumikan Alquran.

Baca juga: Jelang Idul Fitri, Penjual Baju Musiman Mulai Menjamur di Pasar Tradisional Sengkol Lombok Tengah

Harapannya, kata dia, tentu agar dapat menciptakan ahli-ahli Alquran di generasi yang akan datang.

"Sangat bersyukur kita sebagai orang tua yang memiliki anak penghafal Alquran, karena dia akan memberikan perlindungan nanti di hari kiamat. Untuk itu, mari kita dorong anak-anak kita mengaji, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Alquran sebagai bekal di hari kemudian," pungkasnya.

Ketua YFMA NW Montong Tangi Hasanah Efendi mengatakan, program Ramadhan Menghafal ini adalah program unggulan dan prioritas sebagai awal pembukaan YFMA yang berdiri pada 2021 lalu.

"Jadi yayasan FMA NW ini masih belum genap setahun usianya, namun kami ingin memulai program dengan Alquran. Kebetulan momen bulan Ramadhan tiba maka program pertama yayasan ini adalah program Ramadhan Menghafal," ungkapnya.

Lebih lanjut Hasfen, panggilan akrabnya, program Ramadhan Menghafal angkatan perdana ini diikuti 70 peserta.

Namun yang berhasil mengikuti program selama 25 hari ini sebanyak 54 orang dengan hafalan paling tinggi 7 juz dan paling rendah 1 juz.

"Kami anggap ini luar biasa dan tidak saya bayangkan, ternyata animo orang tua di Desa Montong Tangi untuk melihat anaknya menghafal Alquran sangat tinggi," ucapnya.

Baca juga: Dile Jojor Mulai Terangi Dusun di Lombok, Tradisi Masyarakat Pasang Lampu Obor Sambut Lebaran

Dia menyebut tujuan program ini adalah mencetak kader atau generasi qurani yang menjadi penyejuk di tengah umat.

Pada prinsipnya, kata dia, semua lembaga pendidikan bertujuan sama yaitu ingin meningkatkan kualitas generasi agama, nusa, dan bangsa.

"Kami terus meningkatkan kualitas pendidikan, yang khususnya di bidang Alquran sehingga nantinya lulusan yayasan yang tahun ini membuka marasah tsanawiyah bisa bersaing tidak hanya di dalam daerah, tapi nasional bahkan internasional," ujarnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved