Bulan Ramadhan

Amalan Doa Mustajab Agar Meraih Lailatul Qadar, Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan

Lailatul Qadar merupakan peristiwa saat turunnya Al Quran secara utuh dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit dunia.

Editor: Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNI'AM
Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB 

TRIBUNLOMBOK.COM - Lailatul Qadar merupakan peristiwa saat turunnya Al Quran secara utuh dari Lauhul Mahfuz ke Baitul 'Izzah di langit dunia.

Malam tersebut diibaratkan malam seribu bulan, atau lebih baik dari seribu bulan.

Sangat dianjurkan untuk menghidupkan malam qadar dengan memperbanyak ibadah dan doa pada Lailatul Qadar.

Baca juga: Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar Menurut Ustaz Huzaemah, Pembina Yayasan Nurul Ijtihad Al Maarif NU

Baca juga: Sejarah Malam Lailatul Qadar, Malam yang Penuh Keistimewaan

Mantan Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi, menjelaskan tanda-tanda malam Lailatul Qadar.

Ia menyebut pada malam Lailatul Qadar, siang harinya matahari akan bersinar sangat lembut.

Udara pada saat itu tidak panas dan tidak ada cahaya matahari yang memancar.

Kemudian pada saat malam hari udaranya sejuk, tidak panas dan tidak dingin.

Ramadan (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)
Wahid Ahmadi menjelaskan udara pada saat malam Lailatul Qadar akan terasa nyaman karena pada malam tersebut turun malaikat-malaikat.

"Yang pasti karena malam itu adalah turunnya para malaikat sehingga digambarkan berarti udara bersih langitnya cemerlang karena malaikat dan malaikat Jibril turun ke bumi pada malam itu, dengan izin Allah SWT."

"Bisa dibayangkan bagaimana langit dipenuhi malaikat yang suci diutus Allah, benar-benar malam itu sangat nyaman." ujarnya dilansir YouTube Tribunnews.com.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved