Jajaran PLBN di Kalbar Siap mendukung Pembukaan Perlintasan Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kunjungan itu demi mengecek kesiapan sarana prasarana (sarpras) dan pelayanan, yang akan digunakan untuk para pelintas batas.

Editor: Dion DB Putra
Foto Humas BNPP
Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia, Restuardy Daud (tengah berbatik), berfoto bersama tim di Pos Lintas Batas Negara Badau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Rabu (13/4/2022).  

TRIBUNLOMBOK.COM, KAPUAS HULU - Menyambut kebijakan pemerintah membuka perbatasan Indonesia-Malaysia seiring dengan membaiknya kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) mengunjungi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Badau di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.

Kunjungan itu demi mengecek kesiapan sarana prasarana (sarpras) dan pelayanan, yang akan digunakan untuk para pelintas batas.

Baca juga: Masih Banyak Jalur Tidak Resmi, Pembangunan Pos Lintas Batas Negara Terus Dilanjutkan

Baca juga: Mengenal Lalu Muhammad Khairurrazaq, Wakil Indonesia di MTQ Amerika dengan Segudang Prestasi

"Dari pertemuan koordinasi ini, seluruh PLBN yang ada di Kalimantan, yaitu PLBN Aruk, PLBN Entikong, dan PLBN Badau, menyatakan bahwa sarpras dan pelayanan lintas batas, prinsip sudah siap manakala pintu perlintasan nanti dibuka untuk perlintasan dengan negara tetangga. Dan, tentunya kita menungu keputusan Pemerintah," kata Sekretaris BNPP, Restuardy Daud, di sela-sela Rapat Pembinaan Kelembagaan di PLBN Badau, Rabu (13/4/2022).

Dalam kunjungan ini, dilakukan pengecekan kesiapan sarana prasarana baik di zona inti maupun zona penunjang PLBN Badau.

Pada zona inti, bangunan utama PLBN, baik untuk sisi kedatangan maupun keberangkatan dalam kondisi baik.

Sekretaris BNPP Restuardy Daud (keempat dari kanan) dan tim berfoto bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan (kemeja putih tengah) di Putusibau, Kamis (14/4/2022).
Sekretaris BNPP Restuardy Daud (keempat dari kanan) dan tim berfoto bersama Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan (kemeja putih tengah) di Putusibau, Kamis (14/4/2022). (Dokumentasi BNPP)

Selanjutnya di zona penunjang, terdapat pasar wisata, ruang ibadah, meeting hall, pojok baca digital, juga dalam kondisi relatif baik, kecuali ke depan perlu perbaikan pada atap bangunan pasar wisata.

Sementara di sekitar zona penunjang, terdapat terminal barang yang masih dalam proses pembangunan.

Meski sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, terminal ini akan segera dilanjutkan pembangunannya untuk mendorong kegiatan ekspor-impor di perbatasan melalui PLBN Badau.

Sekretaris BNPP dan tim juga sempat mengunjungi pabrik pemrosesan minyak sawit atau CPO (Crude Palm Oil) yang terletak dekat dengan zona penunjang PLBN.

Dalam kunjungan di PLBN Nanga Badau, Sekretaris BNPP melaksanakan kegiatan Pembinaan Kelembagaan berupa persiapan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Bersih Birokrasi Melayani (WBK dan WBBM).

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved