Pertamina Jatimbalinus

Pertamina Salurkan Solar Bersubsidi di Jatimbalinus Sesuai Kuota dan Regulasi

PT Pertamina (Persero) melalui Sub Holding commercial & trading yaitu PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan produk Biosolar sesuai kuota dan regulasi.

Editor: Sirtupillaili
Dok. Pertamina
Proses penyeluran Biosolar yang dilakukan PT Pertamina Patra Niaga. 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK - PT Pertamina (Persero) melalui Sub Holding commercial & trading yaitu PT Pertamina Patra Niaga menyalurkan produk Biosolar sesuai kuota dan regulasi.

Hal ini merupakan wujud implementasi kebijakan pemerintah mengenai penyaluran produk Biosolar (subsidi), sesuai Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014.

Berdasarkan kebijakan BPH Migas, tahun 2022, wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat alokasi 156,803 kiloliter (KL) bahan bakar biosolar.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Arya Yusa Dwicandra menjelaskan, Patra Niaga berkomitmen menyalurkan alokasi tersebut sesuai regulasi.

“Tentunya kami menghimbau, solar subsidi yang masuk dalam Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) pendistribusiannya harus tepat sasaran," katanya, dalam rilis yang diterima TribunLombok.com, Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Pertamina Kaji Harga Pertamax, Sri Mulyani Sarankan Pertalite Tidak Dinaikkan

Pihaknya menyarankan kepada konsumen menggunakan mesin kendaraan yang lebih modern.

Bagi yang termasuk kategori ekonomi mampu dapat membeli produk gasoil jenis Dexlite atau Pertamina Dex.

"Produk Biosolar merupakan produk yang disubsidi dan peruntukkannya diatur melalui regulasi dari pemerintah,“ ujarnya.

Selain itu, Pertamina juga tidak ragu-ragu menindak oknum SPBU yang melakukan pelanggaran terhadap kebijakan solar bersubsidi tersebut.

"Jika masyarakat mengetahui ada oknum dari SPBU atau lembaga penyalur kami di lapangan yang menyelewengkan penyaluran solar bersubsidi lapor ke kami melalui kontak 135 atau langsung ke aparat pemerintahan atau keamanan setempat,” tambah Arya.

Pertamina patra niaga senantiasa memastikan stok bahan bakar gasoil yaitu Biosolar, Dexlite dan Pertamina dex selalu tersedia di SPBU.

Guna memastikan kehandalan operasional penyaluran kepada masyarakat, pihaknya membutuhkan bantuan dari seluruh pihak untuk bersama-sama mengawasi penyaluran produk BBM.

Terutama yang bersubsidi seperti biosolar.

"Jika masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi kontak pertamina 135 atau melalui aplikasi mypertamina,” pungkas Arya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved