Kedigdayaan Real Madrid dan Petaka 17 Menit PSG
Gol hattrick Karim Benzema memupus harapan Lionel Messi melangkah jauh di panggung eropa
Peluang pertama terjadi pada menit kedelapan.
Ia mendapat bola hasil dari serangan balik yang dibangun bersama Neymar dan Messi.
Sayangnya, tendangan yang ia lepaskan masih lemah dan mengarah kepada Courtois.
Pun dengan peluang kedua Mbappe pada menit ke-12.
Pemain berumur 23 tahun ini melepas tendangan yang lagi-lagi mengarah tepat kepada Courtois.
Di sisi lain, Real Madrid masih kesulitan untuk mencatatkan tendangan ke arah gawang PSG.
Beragam serangan yang coba mereka bangun selalu mentah di sektor tengah atau belakang Les Parisiens.
Hingga menit ke-20, keadaan belum banyak berubah.
PSG masih tenang-tenang saja lantaran memiliki keunggulan agregat.
Sedangkan Real Madrid belum bisa membangun serangan yang berbahaya.
Waktu pertandingan menunjukkan menit ke-30, di mana skor masih imbang 0-0 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions ini.
Pada menit ke-33, Kylian Mbappe sejatinya mampu merobek jala Courtois.
Namun, gol tersebut tak sah lantaran pemain PSG, Nuno Mendes sudah berada dalam posisi offside.
Para penggemar PSG akhirnya dapat bersorak dengan tuntas pada menit ke-39.
Kylian Mbappe lagi-lagi menjadi pembeda dalam pertandingan Real Madrid vs PSG ini.
Ia mencetak gol dengan memanfaatkan serangan balik kilat yang dibangun Les Parisiens.
Itu berawal ketika pemain belakang PSG berhasil melakukan intersep terhadap umpan penggawa Real Madrid.
Bola pun dialirkan ke Neymar.
Pemain asal Brasil ini tak perlu waktu lama untuk menemukan Mbappe yang berdiri bebas di depan.
Mbappe yang menerima umpan terobosan tersebut memilih menendang ke tiang dekat Courtois.
Skor pun berubah 0-1 untuk keunggulan PSG.
Gol tunggal Mbappe ini sekaligus menjadi tanda berakhirnya babak pertama dengan skor 0-1 bagi keunggulan PSG.
Pada babak kedua, Real Madrid mencoba tampil menyerang lagi.
Usaha tak kenal lelah mereka membuahkan hasil pada menit ke-61.
Karim Benzema sukses menyamakan skor menjadi 1-1.
Ia memaksa kiper PSG, Gianluigi Donnarumma melakukan blunder dengan tak membuang bola dengan sempurna.
Bola sepakan Donnarumma jatuh di kaki Vinicius Junior.
Vini lantas mengoper kepada Benzema yang langsung menendang bola ke arah gawang Les Parisiens.
Skor menjadi 1-1.
Pada menit ke-72, Vinicius Junior mendapat peluang untuk menyamakan agregat.
Ia mendapat bola liar yang entah bagaimana bisa mengarah kepadanya.
Namun, tendangan yang ia lepaskan malah melambung jauh di atas kepala Donnarumma.
Akan tetapi, Vinicius menebus kesalahannya tersebut pda menit ke-76.
Ia dan Luka Modric menjadi elemen penting dari terciptanya gol kedua Madrid oleh Karim Benzema.
Tak berhenti sampai di situ, Vinicius kembali menjadi aktor yang membantu Benzema mencetak hattrick di laga ini.
Ia mengobrak-abrik Marquinhos yang mmbuatnya melakukan kesalahan ketika membuang bola.
Bola malah mengarah ke arah Benzema yang langsung menendang dengan keras.
Donnarumma tak bisa menghentikan sepakan tersebut dan kedudukan berubah menjadi 3-1 pada menit ke-78.
Real Madrid mampu mempertahankan keunggulan 3-1 ini hingga akhir pertandingan.
Kemenangan ini sekaligus meloloskan Real Madrid ke babak perempat final Liga Champions.
Hattrick Benzema pun seakan membalikkan keadaan Real Madrid yang sebelumnya terancam tersingkir berbalik lolos ke babak perempat final.
Real Madrid akhirnya berhasil mempertahankan keunggulan 3-1 melawan PSG pada leg kedua kali ini.
(Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Hasil Real Madrid vs PSG di Liga Champions: Benzema Ajaib, Mimpi Buruk Les Parisiens Terulang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/madrid-merayakan-lolos-ucl-kalahkan-psg.jpg)