Sabtu, 25 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Menlu Inggris Menyebut Putin Bisa Memperpanjang Konflik Ukraina Selama Berbulan-bulan

Menurut dia, peningkatan militer Rusia tidak menunjukkan tanda-tanda pengurangan, sebagaimana dilansir Reuters pada Kamis 17 Februari 2022.

Editor: Dion DB Putra
TWITTER.COM
Presiden Rusia Vladimir Putin. 

"Kami akan membela diri," ujarnya dikutip dari AFP.

Terlepas dari foto-foto di media pemerintah Rusia yang dikatakan menunjukkan pasukan Moskwa mengakhiri latihan besar di Crimea, Zelensky berkata tidak ada bukti Rusia mundur.

“Kami melihat rotasi kecil. Saya tidak akan menyebut rotasi ini sebagai penarikan pasukan oleh Rusia,” katanya dalam komentar yang disiarkan televisi. "Kami tidak melihat perubahan."

Penumpukan besar pasukan, rudal, dan kapal perang Rusia di sekitar Ukraina disebut sebagai risiko keamanan terburuk di Eropa sejak Perang Dingin.

Kepala NATO Jens Stoltenberg, yang menjadi tuan rumah pertemuan para menteri pertahanan aliansi itu di Brussels, juga menolak anggapan bahwa ancaman di perbatasan Ukraina telah berkurang.

"Moskwa memperjelas bahwa mereka siap menentang prinsip-prinsip dasar yang telah menopang keamanan kami selama beberapa dekade dan melakukannya dengan menggunakan kekuatan," katanya.

"Saya dengan berat hati mengatakan bahwa ini adalah kenormalan baru di Eropa." Amerika Serikat (AS) pun pada Rabu (16/2/2022) menepis laporan bahwa Rusia menarik pasukan dari perbatasan Ukraina dan justru menambahnya.

Seorang pejabat senior Gedung Putih yang dikutip AFP mengeklaim, Rusia menambah 7.000 tentara di perbatasan dengan Ukraina yang beberapa di antaranya tiba pada Rabu (16/2/2022).

Ia juga menyebut pengumuman penarikan pasukan dari Moskwa itu palsu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com berjudul Inggris: Putin Dapat Memperpanjang Konflik Ukraina Berbulan-bulan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved