MXGP Samota 2022

Kadis DLH Sumbawa Sebut Penanganan Sampah Jadi Perhatian Khusus Saat Event MXGP Sumbawa 2022

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Syafruddin Nur sebut MXGP yang akan digelar pada Juli 2022.

Penulis: Galan Rezki Waskita | Editor: Lalu Helmi
TRIBUNLOMBOK.COM/GALAN REZKI WASKITA
Syafruddin Nur Kadis DLH Sumbawa 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Galan Rezki Waskita

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa Syafruddin Nur sebut MXGP yang akan digelar pada Juli 2022.

Ia menyebutkan gelaran tersebut punya anggaran khusus untuk kebersihan. 

Anggaran ini berusumber dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Jelang MXGP, Pemkab Sumbawa Mengaku Termotivasi Event MotoGP Mandalika 2022

Baca juga: MotoGP Mandalika di Lombok, MXGP di Sumbawa, Dua Pulau Utama di NTB Beriringan Gemilang Bersama

Ia menegaskan penangan sampah saat gelaran MXGP akan dapat dikendalikan.

"Tapi nanti itu, di provinsi ada anggaran khusus untuk itu.  khusus event itu InsyaAllah," kata Syafruddin.

Sebelumny, Syafruddin menyebutkan anggaran penanganan sampah  di DLH sangat terbatas.

Anggaran khusus itu hanya mewadahi hal khusus seperti MXGP Sumbawa.

Sementara selebihnya, Provinsi disebut tidak berkemampuan untuk itu.

Dengan bantuan anggaran itu, DLH berencana mengadakan armada tambahan.

Pasukan kuning DLH juga akan dikerahkan ke sekitar wilayah MXGP

Intensitas kerjanya juga direncanakan akan ditambah. 

"Kalau biasanya disini 2 kali, maka di sana tiga. Ya gitu-gitu lah nanti," jelas Syafruddin

Menghadapi gelaran internasional ini juga, ia mengakui ada kemungkinan penambahan personel petugas DLH. 

Meski demikan, lelaki yang ditemui Tribunlombok.com di kantornya itu mengakui kurangnya kinerja DLH untuk Kabupaten Sumbawa akibat persoalan anggaran. 

DLH kekurangan armada dan akomodasi transportasi. 

Dalam penilaian Syaifuddin, DLH Kabupaten Sumbawa masih berada pada angka 20 persen ke bawah dalam memberikan pelayanan lingkungan.

Lebih jauh, dalam wilayah kota, DLH juga belum mampu menyentuh angka 50 persen.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved