Teriakan Terakhir Rayan saat Terjebak di Sumur 32 Meter, Sambil Menangis: Angkat Saya!
Rayan Oram teriak minta tolong saat terjebak di sumur sedalam 32 meter selama berhari-hari, minta diangkat dari bawah
TRIBUNLOMBOK.COM - Rayan Oram teriak minta tolong saat terjebak di sumur sedalam 32 meter selama berhari-hari, minta diangkat dari bawah.
Menurut kerabatnya kepada Reuters, Rayan sempat berteriak meminta tolong untuk diselamatkan.
Kerabat itu mengatakan, keluarganya pertama kali menyadari Rayan hilang ketika mereka mendengar suara tangisan.
Kemudian mereka menggunakan lampu kamera ponsel mereka untuk menemukannya.
"Dia menangis 'angkat saya'," kata sang kerabat, dikutip Tribunnews dari NZ Herald.
Rekaman video hari Minggu menunjukkan Rayan, jatuh ke dalam lubang setinggi 32 meter di luar rumahnya di Desa Ighran pada Selasa malam.
Sayangnya, nyawa Rayan tidak terselamatkan.
Ia kemudian dibawa keluar dari terowongan yang dibangun tim penyelamat untuk mengangkatnya.
Media Maroko melaporkan tim medis sempat ikut memasuki terowongan bersama kru penyelamat.
Sebab, mereka khawatir bahwa Rayan membutuhkan perawatan yang bisa menyelamatkan nyawanya.
Sementara, tim penyelamat bergerak dengan sangat hati-hati karena takut memicu tanah longsor, koresponden AFP melaporkan.
Baca juga: KRONOLOGI Rayan Jatuh ke Sumur 32 Meter, Perlu 4 Hari Evakuasi dan Tewas Setelah Diselamatkan
Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Rayan, Bocah di Moroko yang Jatuh ke Sumur Sedalam 32 M, Tim Coba Beri Air
Aksi Penyelamatan Rayan Berlangsung Dramatis
Diketahui, Rayan terjatuh ke dalam sumur, lima hari yang lalu.
Operasi pemindahan tanah yang kompleks dan berisiko telah menyita perhatian penduduk kerajaan Afrika Utara dan sekitarnya, juga memicu simpati di negara tetangga Aljazair.
Tim bor atau penggali tanah bekerja dengan tangan untuk menghindari getaran apa pun yang mungkin membuat tanah rapuh menimpa anak yang tertimpa longsor, kata pihak berwenang setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/tim-layanan-darurat-maroko-membawa-rayan-oram.jpg)