Senin, 18 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Teriakan Terakhir Rayan saat Terjebak di Sumur 32 Meter, Sambil Menangis: Angkat Saya!

Rayan Oram teriak minta tolong saat terjebak di sumur sedalam 32 meter selama berhari-hari, minta diangkat dari bawah

Tayang:
Editor: wulanndari
AFP/ Fadel Senna
Tim layanan darurat Maroko membawa Rayan Oram yang berusia lima tahun ke ambulans setelah menariknya dari lubang sumur tempat ia jatuh pada 1 Februari, di desa terpencil Ighrane di provinsi utara pedesaan Chefchaouen pada 5 Februari 2022. Penyelamatan Maroko kru menemukan bocah lima tahun itu tewas di dasar sumur pada tanggal 5 Februari, dalam akhir yang tragis dari operasi lima hari yang melelahkan yang telah mencengkeram negara itu. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Rayan Oram teriak minta tolong saat terjebak di sumur sedalam 32 meter selama berhari-hari, minta diangkat dari bawah.

Menurut kerabatnya kepada Reuters, Rayan sempat berteriak meminta tolong untuk diselamatkan.

Kerabat itu mengatakan, keluarganya pertama kali menyadari Rayan hilang ketika mereka mendengar suara tangisan.

Kemudian mereka menggunakan lampu kamera ponsel mereka untuk menemukannya.

"Dia menangis 'angkat saya'," kata sang kerabat, dikutip Tribunnews dari NZ Herald.

Rekaman video hari Minggu menunjukkan Rayan, jatuh ke dalam lubang setinggi 32 meter di luar rumahnya di Desa Ighran pada Selasa malam.

Sayangnya, nyawa Rayan tidak terselamatkan.

Ia kemudian dibawa keluar dari terowongan yang dibangun tim penyelamat untuk mengangkatnya.

Media Maroko melaporkan tim medis sempat ikut memasuki terowongan bersama kru penyelamat.

Tim layanan darurat Maroko bekerja untuk menyelamatkan bocah laki-laki berusia lima tahun Rayan dari lubang sumur yang dia jatuhi pada 1 Februari, di desa terpencil Ighrane di provinsi utara pedesaan Chefchaouen pada 5 Februari 2022. Rayan akhirnya berhasil dievakuasi namun dalam kondisi meninggal.
Tim layanan darurat Maroko bekerja untuk menyelamatkan bocah laki-laki berusia lima tahun Rayan dari lubang sumur yang dia jatuhi pada 1 Februari, di desa terpencil Ighrane di provinsi utara pedesaan Chefchaouen pada 5 Februari 2022. Rayan akhirnya berhasil dievakuasi namun dalam kondisi meninggal. (Fadel SENNA / AFP)

Sebab, mereka khawatir bahwa Rayan membutuhkan perawatan yang bisa menyelamatkan nyawanya.

Sementara, tim penyelamat bergerak dengan sangat hati-hati karena takut memicu tanah longsor, koresponden AFP melaporkan.

Baca juga: KRONOLOGI Rayan Jatuh ke Sumur 32 Meter, Perlu 4 Hari Evakuasi dan Tewas Setelah Diselamatkan

Baca juga: Detik-detik Penyelamatan Rayan, Bocah di Moroko yang Jatuh ke Sumur Sedalam 32 M, Tim Coba Beri Air

Aksi Penyelamatan Rayan Berlangsung Dramatis

Diketahui, Rayan terjatuh ke dalam sumur, lima hari yang lalu.

Operasi pemindahan tanah yang kompleks dan berisiko telah menyita perhatian penduduk kerajaan Afrika Utara dan sekitarnya, juga memicu simpati di negara tetangga Aljazair.

Tim bor atau penggali tanah bekerja dengan tangan untuk menghindari getaran apa pun yang mungkin membuat tanah rapuh menimpa anak yang tertimpa longsor, kata pihak berwenang setempat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved