NTB

Festival Bau Nyale akan Dipadukan dengan MotoGP di Mandalika

Dok. Dispar NTB
PERSIAPAN: Dinas Pariwisata NTB bersama Pemda Lombok Tengah menggelar rapat koordinasi terkait festival Bau Nyale 2022, di kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa (8/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Festival Bau Nyale di kawasan Mandalika akan dikemas sebagai rangkaian acara untuk memeriahkan balap MotoGP Indonesia 2022.

“Betul, perpaduan nuansa budaya dan MotoGP. Tapi saya kira apa yang dirancang kegiatannya sudah bagus, tinggal nanti pusat dan provinsi mendukung event tambahan,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB Yosron Hadi, Selasa (8/1/2022).

Dia berharap, pandemi Covid-19 melandai sehingga Festival Bau Nyale berjalan dengan lancar. Serta dengan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: Cari Modal Trading Online, Pria di Mataram Gadai Mobil Calya Sewaan Rp25 Juta

Baca juga: KPK Supervisi 2 Kasus Korupsi Ditangani Polda NTB, Bantu Atasi Kendala Penyidikan

Yusron menjelaskan, untuk mempersiapkan festival tahunan tersebut, Dinas Pariwisata NTB bersama pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengadakan rapat koordinasi persiapan Festival Pesona Bau Nyale 2022, di kantor bupati Lombok Tengah.

Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut hasil keputusan “Sangkep Warige” yang memutuskan Bau Nyale yang akan dilaksanakan tanggal 20-21 Februari 2022.

Rapat ini dipimpin langsung Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri dan dihadiri para kepala dinas dan pihak-pihak terkait.

Kepala Dinas Pariwisata Lomok Tengah Lalu Lendek Jayadi menyebutkan, tiga tahapan kegiatan Bau Nyale.

Pertama, dimulai dengan Sangkep Warige, kemudian acara inti Bau Nyale, dan dilanjutkan dengan bersih-bersih pantai sebagai penutup.

”Ada juga beberapa event lainnya di sepanjang Pantai Kuta Mandalik. Seperti Pemilihan Puteri Mandalika, Belancaran atau atraksi seni dan budaya, peresean, dan masih banyak lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata NTB  Yusron Hadi menambahkan, berdasarkan komunikasi pemprov dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, festival Bau Nyale tetap diselenggarakan dengan mematuhi protokol kesehatan.

Dukungan yang akan diberikan pemerintah pusat seperti Parade Seni dan Budaya, Talkshow, Pameran Ekonomi Kreatif, Festival Kuliner, Fashion Show, dan masih banyak lagi.

”Karena ini adalah event ritual budaya, maka besar harapan kami agar nuansa budaya lokalnya akan terasa lebih kuat,” harapnya.

Yusron Hadi menambahkan, gelaran event Bau Nyale sangat erat kaitannya dengan MotoGP 2022.

Karena rentan waktu penyelenggaraan hampir bersamaan, event akan menjadi salah satu side event MotoGP.

(*)