Breaking News:

Buku Tematik

Kunci Jawaban Tema 3, Kelas 4 SD, Halaman 134 dan 135, Biarkan Si Cuwit Terbang Bebas

Kunci Jawaban Tema 3, Kelas 4 SD, Halaman 134 dan 135, Aku Cinta Membaca: Biarkan Si Cuwit Terbang Bebas.

Penulis: Wulan Kurnia Putri | Editor: wulanndari
Tangkap Layar Tema 3, Kelas 4 SD
Kunci Jawaban Tema 3, Kelas 4 SD, Halaman 134 dan 135, Biarkan Si Cuwit Terbang Bebas 

TRIBUNLOMBOK.COM - Simak Kunci Jawaban Tema 3, Kelas 4 SD, Halaman 134 dan 135, Aku Cinta Membaca: Biarkan Si Cuwit Terbang Bebas.

Materi dan pembahasan berdasarkan pada Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013 edisi revisi tahun 2017.

Tema 3 Peduli Terhadap Mahluk Hidup.

Materi yang dibahas berupa ‘Biarkan Si Cuwit Terbang Bebas’.

Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa memahami terlebih dahulu kemudian menjawabnya sendiri.

Kunci jawaban hanya sebagai panduan bagi orang tua untuk mengoreksi pekerjaan anak.

Baca juga: Kunci Jawaban Halaman 115 dan 116, Buku Tematik, Tema 5, Pembelajaran 6, Subtema 2, Kelas 6 SD

Biarkan Si Cuwit Terbang Bebas!

Ketika liburan di rumah nenek, Cica selalu menyempatkan berjalan pagi di sekitar rumah. Udara pagi yang sejuk di kaki gunung tidak dirasakannya ketika ada di rumahnya, di Jakarta. Oleh karenanya, Cica tidak mau melewatkan kesempatan berharga tersebut. Ia selalu bangun sebelum matahari terbit. Kadang-kadang, kakek menemani Cica berjalan pagi. Tetapi hari ini kakek harus mengantar telur ayam ke pasar sehingga tidak bisa menemaninya.

Cica berjalan di antara rimbun pohon dan wangi bunga di pagi hari. Semalam hujan cukup deras, sehingga wangi daun dan tanah basah terasa sangat segar di pagi ini. Sesekali Cica berhenti memungut daun atau bunga jatuh yang bentuknya menarik. Ia suka menyimpan daun dan bunga di dalam tumpukan buku tebal. Setelah kering nanti, Cica menjadikannya pembatas halaman buku yang unik. Tiba-tiba dilihatnya seekor burung kecil mencicit di bawah pohon pinus. Mengapa ia ada di sini? Oh, kelihatannya burung itu sakit. Ia tidak bisa terbang. Sayapnya luka! Perlahan Cica mengambil burung itu dengan kedua tangannya. Ia segera pulang ke rumah nenek. Ia berjalan hati-hati. Ia takut menyakiti si burung kecil.

Sampai di rumah, Cica memanggil nenek. Ia menceritakan temuannya. Nenek mengajarkan Cica untuk membuat susunan ranting dan daun kering di teras belakang rumah. Mudah-mudahan burung kecil betah tinggal di atas ranting seperti di sarangnya. Cica memberinya nama Si Cuwit. Seharian Cica sibuk mengurus si Cuwit. Diberinya Cuwit minum, dicarikannya makanan untuk si Cuwit. Senang sekali hati Cica melihat Cuwit mau makan biji-bijian dan ulat yang dicarinya. Cica juga merawat luka di sayap Cuwit dengan hati-hati. Ia tidak ingin merusak sayap Cuwit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved