Breaking News:

Aturan Protokol CHSE dari Kemenparekraf Jadi Panduan Resmi Penyelenggara Event di Tengah Pandemi

Penyelenggara event dapat angin segar setelah Kemenparekraf mulai sosialisasi Protokol CHSE, kini event lokal berusaha bangkit di tengah pandemi

ISTIMEWA
Sosialisasi Program CERPEN di Yogyakarta digelar Kamis (21/10/2021) dan menghadirkan para profesional di industri kreatif sebagai pembicara. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Penyelenggara event dapat angin segar setelah Kemenparekraf mulai sosialisasi Protokol CHSE, kini event lokal berusaha bangkit di tengah pandemi.

Event Protokol CHSE Kemenparekraf sendiri memberikan panduan mengenai tiga aspek penyelenggaraan acara, yaitu sebelum (), selama (), dan setelah () acara, yang mencakup penerapan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak).

Ketiga aspek tersebut wajib diikuti oleh seluruh pihak yang terlibat dalam sebuah acara, baik penyelenggara, penonton, maupun pengisi acara. 

Sosialisasi Program CERPEN di Yogyakarta

pembicara dalam sosialisasi program CERPEN Kemenparekraf di Yogyakarta
Koordinator Strategi dan Promosi Event Daerah Kemenparekraf Hafiz Agung Rifai, CEO Prambanan Jazz Festival Anas Syahrul Alimi, dan Direktur Program Artjog Gading Narendra Paksi menjadi pembicara dalam sosialisasi program CERPEN Kemenparekraf di Yogyakarta, Kamis (21/10/2021) - (Istimewa)

Sosialisasi program CERPEN yang dikemas dalam format ini bermaksud event Koordinator Strategi dan Promosi Event Daerah Kemenparekraf Hafiz Agung Rifai, CEO Prambanan Jazz Festival Anas Syahrul Alimi, dan Direktur Program Artjog Gading Narendra Paksi hadir sebagai pembicara dan membagi pandangan, serta pengalaman mereka dalam menyelenggarakan acara di masa tatanan kenormalan baru pada kesempatan ini. 

Sejak tahun 2020, para pelaku bisnis telah berdiskusi dengan para pemangku kepentingan penyelenggara acara untuk menyusun beberapa standar operasional prosedur (SOP), sambil menunggu pemerintah mengeluarkan protokol kesehatan dan keselamatan resmi untuk penyelenggaraan acara. 

“Untuk hal-hal terkait protokol kesehatan seperti masker, tempat cuci tangan, dan tentu juga kami siapkan. Hal lain yang juga kami galakkan adalah vaksin baik bagi penyelenggara, seniman, maupun pengunjung,” ujar Gading. 

“Aturan protokol CHSE ini merupakan berita baik bagi bisnis penyelenggara acara, karena saat ini kami memiliki panduan resmi untuk mulai melakukan bisnis lagi,” tambahnya.

Dorong penyelenggara event untuk terus berkreasi dengan penerapan standar CHSE

New normalrock "JogjaRockarta" di akhir tahun. 

Event new normal“Di Yogyakarta, acara-acara kreatif sudah mulai digelar kembali dengan mengikuti protokol kesehatan dan tatanan kenormalan baru. Dengan demikian, berbagai tetap dapat diselenggarakan seusai dengan situasi dan aturan terkini yang telah ditetapkan pemerintah daerah,” ujar Hafiz. 

Setelah Medan dan Yogyakarta, Kemenparekraf akan menggelar acara CERPEN di Surabaya, Makassar, dan Lombok, untuk mensosialisasikan protokol CHSE yang diselenggarakan dalam tiga tahap, mulai Agustus hingga November 2021.

Kunjungi situs chse.kemenparekraf.go.id untuk mendapatkan informasi serta panduan lengkap tentang kampanye CHSE. 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved