Rabu, 15 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Sholawat

Sholawat Al-Fat, Sholawat Tibbil Qulub dan Sholawat Adrikiyah/Mukhathab, Dilengkapi Terjemahannya

Berikut Sholawat Al-Fat, Sholawat Tibbil Qulub dan Sholawat Adrikiyah/Mukhathab dilengkapi terjemahannya.

Penulis: Wulan Kurnia Putri | Editor: wulanndari
Istimewa/ TRIBUN
ILUSTRASI Berdoa Bersholawat. Sholawat Al-Fat, Sholawat Adrikiyah/Mukhathab dan Sholawat Adrikiyah/Mukhathab, dilengkapi terjemahannya. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Berikut Sholawat Al-Fat, Sholawat Tibbil Qulub dan Sholawat Adrikiyah/Mukhathab dilengkapi terjemahannya.

Sekretaris PCNU Solo sekaligus Dosen UNU Surakarta, H Ahmad Faruk MHI menjelaskan, membaca sholawat hakikatnya adalah berdoa.

Gus Faruk menjelaskan sholawat adalah  pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sholawat nabi itu adalah doa atau pujian kepada Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya, dikutip dari Tribbunnews.com.

Baca juga: Bacaan Sholawat Ibrahim untuk Nabi Muhammad yang Dianjurkan Dibaca Setiap Hari Jumat

Berikut Sholawat Al-Fat, Sholawat Adrikiyah/Mukhathab dan Sholawat Adrikiyah/Mukhathab, dilengkapi terjemahannya.

Sholawat Al-Fat

Allahumma shalli wa sallim wa barik 'ala sayyidina Muhammadinil fatihi lima ughliqa, wal khatimi lima sabaqa wan nåshiril haqgn bilhnggi, wal hadi il shirathikal mustaqimi, shallallahu 'alaihi wa 'ala alihi wa ash håbihi haqqa qadrihi wa miqdárihil 'adzimi

Artinya: Ya Allah, curahkanlah rahmat takzim, salam sejahtera serta keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai pembuka sesuatu yang terkunci (tertutup dan penutup sesuatu (para utusan yang terdahulu. Dialah penolong keberkahan dengan kebenaran dan pemberi petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan (memberikan) shalawat kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya dengan kekuasaan dan ukuran Allah Yang Maha Agung.

Bacaan Sholawat Tibbil Qulub:

مههَّللَاُلَصىَلَعاَنديَسُدَّمَحهمُبطُبْوهلهقْلااَهئاَوَدَوُةَيفاَعَوُناَدْبَلأْااَهئاَفشَوُرْوهنَوُراَصْبَلأْااَهئاَيضَوىَلَعَوُهلآُهبْحَصَوُْملَسَو

Allahumma sholli `ala Sayyidina Muhammadin thibbil qulubi wa dawa-iha wa `afiyatil abdani wa syifa-iha wa nuril abshori wa dhiya-iha wa `ala alihi wa shohbihi wa sallim.

Artinya :

"Ya Allah curahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya dan sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Semoga sholawat dan salam tercurahkan pula kepada keluarga serta para shahabat-shahabatnya."

Gus Faruk juga mengungkapkan membaca sholawat Tibbil Qulub dapat diamalkan sebanyak-banyaknya.

"Dapat diamalkan setelah melaksanakan salat wajib," ungkapnya.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved