Breaking News:

4.508 Penyandang Disabilitas Dipekerjakan Perusahaan di NTB

Sebanyak 4.508 orang penyandang disabilitas terserap kerja pada 546 perusahaan, di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Dok. Disnakertrans NTB
SOSIALISASI: Pembukaan sosialisasi WLKP di Hotel Aston Inn, Selasa (14/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM,
MATARAM - Sebanyak 4.508 orang penyandang disabilitas terserap kerja pada 546 perusahaan, di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mereka merupakan bagian dari 538.518 orang pekerja yang terekam di data Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), dinas ketenagakerjaan provinsi dan kabupaten/kota NTB, per Januari 2020.

Hal tersebut diungkapkan
Koordinator Pengujian Peralatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Direktorat Bina Pengujian K3, Kementerian Tenaga Kerja RI Adi Wijaya, saat sosialisasi WLKP online, di Mataram, Selasa (14/9/2021).

Adi Wijaya menyampaikan, wajib lapor ketenagakerjaan  dilaksanakan sejak tahun 1953.

Baca juga: Pengusaha NTB Diminta Taat Sampaikan Laporan Ketenagakerjaan

Kewajiban itu diatur dalam UU Nomor 23 Tahun 1953 tentang Kewajiban Melaporkan Perusahaan.

Kemudian digantikan dengan UU Nomor 7 Tahun 1981.

"Pengusaha wajib melaporkan secara tertulis setiap mendirikan, menghentikan, menjalankan kembali, memindahkan atau membubarkan perusahaan," ujarnya.

Salah satu cara pemerintah mendorong pelaporan perusahaan, yaitu menyediakan pelaporan sistem daring (online).

Hal ini diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 18 tahun 2017 tentang Tata Cara Wajib Lapor Ketenagakerjaan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved