Breaking News:

Berita Viral di NTB

Setelah Video Viral, Oknum Warga Bima Penangkap Lumba-lumba Dilaporkan ke Polisi

Video viral dua warga membonceng seekor lumba-lumba di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) berbuntut panjang.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Istimewa
Tangkapan layar video dua warga membonceng seekor lumba-lumba menggunakan sepeda motor di Bima, NTB. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Video viral dua warga membonceng seekor lumba-lumba di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) berbuntut panjang.

Para pencinta satwa melaporkan tindakan oknum warga Desa Panda, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima tersebut ke polisi.

"Saya sudah buat laporan polisinya. Kuasa hukum saya sudah bertindak," kata Christian Joshua Pale, Founder Yayasan Sarana Metta Indonesia dan Animals Hope Shelter, pada TribunLombok.com, Selasa (14/9/2021).

Laporan dimasukkan tim kuasa hukumnya ke Polres Bima.

Dia melaporkan beberapa oknum warga yang terlibat menangkap dan memotong-motong lumba-lumba malang itu.

Baca juga: Kecanduan Narkoba dan Judi Online, 4 Pria di Mataram Nekat Curi Penutup Darinase

Meski Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) NTB telah turun menemui warga, menurutnya hal itu tidak cukup.

Baginya harus ada efek jera  bagi para pelaku.

Supaya pelaku dan warga lainnya tidak mengulangi perbuatan serupa.

Sebab menangkap dan memotong-motong satwa dilindungi jelas harus dihukum.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved