Breaking News:

Cekcok Politisi PAN NTB saat Diminta Surat Vaksin, Polda NTB: Kalau Belum Vaksin Bisa Diswab

Insiden cekcok anggota DPRD NTB H Najamuddin Mustafa dengan polisi di pos penyekatan PPKM Darurat, Kamis (15/7/2021), menjadi atensi jajaran Polda NTB

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto 

Lapran Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Insiden cekcok anggota DPRD NTB H Najamuddin Mustafa dengan polisi di pos penyekatan PPKM Darurat, Kamis (15/7/2021), menjadi atensi jajaran Polda NTB.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menyayangkan insiden tersebut sampai terjadi.

”Polri melaksanakan tugas berdasarkan aturan dan perundang-undangan,” kata Artanto, pada TribunLombok.com, Jumat (16/7/2021).

Percekcokan antara polisi dan Najamuddin Mustafa yang juga politisi PAN terjadi di pos penyekatan PPKM Darurat, Kamis (15/7/2021).

Sang anggota dewan protes diminta surat keterangan vaksin karena dia belum mendapat vaksin.

Baca juga: 1.439 Kendaraan Diputar Balik saat Masuk Mataram, Polda NTB: Kami Menjalankan Aturan Pemerintah

Dia menilai, harusnya surat keterangan vaksin tidak menjadi syarat yang diperiksa.

Sebab pemerintah belum mampu menyediakan vaksin bagi semua warga. 

Terkait hal itu, Artanto menjelaskan, penyekatan yang dilakukan petugas bertujuan membatasi mobilisasi masyarakat di masa PPKM Darurat.

”Kami berupaya mengurangi penyebaran virus Covid-19 yang sedang menjadi pendemi saat ini,” katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved