Breaking News:

Cekcok saat Diminta Surat Vaksin, Politisi PAN NTB Mengaku Tidak Berniat Melawan Hukum

Setelah videonya viral saat cekcok dengan petugas penyekatan PPKM Darurat, Anggota DPRD Provinsi NTB H Najamuddin Mustafa memberikan klarifikasi.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Istimewa
BERSITEGANG: Potongan video anggota DPRD NTB H Najamuddin Mustafa (tengah) bersitegang dengan aparat kepolisian di pos penyekatan PPKM Darurat Kota Mataram, Kamis 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Setelah videonya viral saat cekcok dengan petugas penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Anggota DPRD Provinsi NTB H Najamuddin Mustafa memberikan klarifikasi.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) NTB ini menjelaskan, dia tidak punya niat melawan hukum.

Apalagi sengaja mau mengganggu petugas kepolisian di lapangan.

”Jadi ada yang mengatakan, bapak jangan melawan hukum, salah. Saya tidak melawan hukum sama sekali, tidak,” tegas Najamuddin, dikonfirmasi TribunLombok.com lewat telepon, Kamis (15/7/2021).

Dia mengaku hanya berusaha menjelaskan kepada polisi tentang pendapatnya mengenai aturan tersebut.

Baca juga: Jimat Disebut Tak Mempan, Pencuri asal Lombok Tengah Diringkus Setelah Dilacak Melalui GPS

Najamuddin tidak setuju dalam penyekatan PPKM Darurat harus memeriksa bukti sudah vaksin.

Sebab saat ini belum semua warga bisa mendapatkan vaksin.  

”Ini harus dijelaskan, bukan (ingin) mengganggu petugas. Tapi kalau petugas tidak mau diganggu, jangan stop kita,” katanya.

Najamuddin mengaku, dia bukan tidak mau menunjukkan surat keterangan vaksin.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved