NTB
Gempa Zona Megathrust Aktif, BMKG: Warga Jangan Panik, Aktivitas Normal Saja
Penulis: Sirtupillaili | Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) saat ini terus mengamati aktivitas gempa di zona Megathrust atau Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Warga pun diimbau waspada dengan potensi gempa dan tsunami yang bisa ditimbulkan.
Meski demikian, Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi meminta warga tidak perlu terlalu panik.
”Betul mas tidak perlu panik, aktivitas normal saja,” katanya, pada TribunLombok.com, Sabtu (17/4/2021).
Kewaspadaan, kata Ardhianto, tidak ditunjukkan dengan kepanikan. Tapi bersikap tenang namun tetap mengantisipasi apabila terjadi kondisi terburuk.
Supaya tidak panik, warga harus memastikan informasi yang diterima benar dan sumbernya dari BMKG.
“Apabila ada berita yang beredar segera konfirmasi ke kami,” jelasnya.
Baca juga: BMKG: Waspadai Rentetan Gempa Zona Megathrust di Selatan Lombok-Sumbawa
Baca juga: Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Selatan Bali - Nusa Tenggara, Tidak Berpotensi Tsunami
Baca juga: Penerimaan Pajak Nusa Tenggara Tumbuh 5,24 Persen di Masa Pandemi
BMKG saat ini memonitor aktivitas kegempaan siang dan malam. Mereka akan memberikan saran dan informasi cepat bila terjadi sesuatu.
”Kami akan terus memonitor 24 jam per 7 hari aktivitas kegempaan yang terjadi,” ujarnya.
Ardhianto menyarankan, ketika terjadi gempa masyarakat harus lakukan penyelamatan pribadi dengan drop, cover, and hold.
”Pastikan kita tahu kondisi bangunan dan lingkungan kita,” katanya.
Tidak kalah pentingnya, apabila ada gempa dan informasi BMKG ternyata tidak berdampak signifikan, tidak perlu panik.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/gempa-bumi.jpg)