883 Kejahatan Terjadi di Mataram, Ada Kasus Uang Palsu hingga Korupsi Bantuan Gempa 

Sepanjang tahun 2020, Polresta Mataram mengungkap 883 kasus kejahatan di wilayah hukumnya.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Wulan Kurnia Putri
TribunLombok.com/Sirtupillaili
KEJAHATAN MENURUN: Kombes Pol Guntur Herditrianto (tengah/pegang mic) memberikan  keterangan pers, di markas Polresta Mataram, Senin (28/12/2020).  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Sepanjang tahun 2020, Polresta Mataram mengungkap 883 kasus kejahatan di wilayah hukumnya.

Jumlah kasus ini menurun drastis dibandingkan kejahatan tahun 2019 sebanyak 1.237 kasus. 

Dari 883 kasus kejahatan tersebut, tingkat penyelesaian mencapai 70,67 persen atau 624 kasus diselesaikan sampai tahap penuntutan.

"Ini patut kita apresiasi karena penyelesaiannya di atas 60 persen,’’ kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto, dalam keterangan pers, markas Polresta Mataram, Senin (28/12/2020). 

Guntur mengaku puas dengan penanganan kasus yang ditangani jajarannya. 

Sebab, dibandingkan tahun lalu, ada penurunan kasus kejahatan dan sebagai besar telah diselesaikan. 

"Penurunan kasus yang ditangani persentasenya 22 persen," katanya. 

Ia menjabarkan, sejumlah kasus meresahkan masyarakat juga mengalami penurunan tahun ini. 

Seperti kasus pencurian dengan pemberatan (curat) tahun 2019 sebanyak 142 laporan. Tahun 2020 menurun menjadi 120 laporan. 

Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang cukup tinggi di tahun 2019 sebanyak 213 kasus. Turun drastis tahun 2020 menjadi 87 kasus.

Sedangkan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) meningkat menjadi 68 kasus di tahun 2020. Sementara di tahun 2019 menangani 65 kasus curas. 

"Penurunannya cukup bagus. Kami menyampaikan kepada warga masyarakat agar lebih berhati-hati dan mawas diri. Serta memperhatikan keselamatan diri dan barang yang dimiliki,’’ katanya. 

Guntur juga membeberkan sejumlah kasus yang menonjol sepanjang tahun 2020. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved