Breaking News:

Pilkada di NTB Kerap Jadi Ajang Perjudian Warga, Ini Langkah Dandim Lombok Barat

Diam-diam banyak oknum warga pasang taruhan untuk calon tertentu saat pemilihan.

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
PENGAMANAN: Dandim 1606/Lombok Barat Kolonel Arm Gunawan (kanan) dan Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto (kiri) memberi keterangan, usai mengawal pendistribusian logistik Pilkada Kota Mataram, Selasa (8/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Di luar persaingan para pasangan calon, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020 rupanya marak jadi ajang perjudian.

Diam-diam banyak oknum warga pasang taruhan untuk calon tertentu saat pemilihan.

”Laporan kami terima, banyak masyarakat bertaruh terhadap siapa yang menang dan kalah, apakah di tingkat TPS, kelurahan, kecamatan dan sebagainya,” ungkap Komandan Kodim (Dandim) 1606/Lombok Barat Kolonel Arm Gunawan, saat mengawal pendistribusian logsitik Pilkada di Kota Mataram, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Logistik Pilkada Sudah di Kelurahan, KPU Mataram Temukan 72 Lembar Surat Suara Rusak

Praktek perjudian tersebut tidak diatur dalam pelanggaran Pilkada, tapi bisa berdampak buruk bagi masyarakat.

Perjudian biasanya bukan dilakukan pasangan calon tapi oknum warga.

”Selain melanggar hukum juga merusak mental masyarakat,” ujarnya.

Penyimpangan-penyampingan itu, kata Dandim, akan ditertibkan sama seperti penegakan aturan pelanggaran dalam Pilkada.

”Ini akan sama-sama kita cegah. Kalau dapat (ditangap) tentu saja akan diproses secara hukum,” ujarnya.

Perjudian dalam Pilkada terjadi juga pada pemilihan sebelum-sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved