Breaking News:

Pajak Kendaraan di NTB Anjlok Akibat Pandemi Covid-19

Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Provinsi NTB melorot akibat pandemi Covid-19

Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
PAJAK DAERAH: Kepala Bappenda Provinsi NTB H Iswandi (dua dari kanan) memberi arahan dalam rakor Samsat Provinsi NTB, 17-18 November, di Hotel Lombok Astoria 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melorot akibat pandemi Covid-19.

Dua sumber andalan penerimaan pajak Pemprov NTB tersebut masih seret meski target telah dikurangi di APBD Perubahan 2020.

Terutama BBNKB yang realisasinya melorot tajam.

Hingga 10 November 2020, realisasi baru 68,97 persen atau Rp 241,5 miliar dari target Rp 350,2 miliar.

Bila dibandingkan target awal tahun 2020 sebesar Rp 417,2 miliar, realisasi tersebut baru mencapai 57,90 persen.

Baca juga: Kerap Dicibir, Pemuda Desa Kuta Aniaya Bule Australia Pakai Pisau

Di awal tahun 2020, Pemprov NTB memang mematok target optimis untuk BBNKB.

Tapi sejak pandemi menimpa Provinsi NTB, target tersebut dikurangi sekitar Rp 67 miliar.

Harapannya agar realisasi pajak tercapai di akhir tahun 2020.

Tapi kenyataanya hingga sekarang realisasi masih mencemaskan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved