Breaking News:

Gubernur NTB Ditegur karena 10 ASN Tidak Netral Pilkada, Ada Adik Gubernur hingga Calwakot Mataram

"Mereka sudah diberikan sanksi, ada 10 orang ASN," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H Muhammad Nasir

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Bagian depan Kantor Gubernur NTB, Jumat (23/10/2020). 

Laporan wartawan Tribunlombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Zulkieflimansyah mendapat teguran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal itu lantaran beberapa orang Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai tidak netral selama proses Pilkada Serentak 2020.

"Mereka sudah diberikan sanksi, ada 10 orang ASN," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB H Muhammad Nasir, Selasa (3/11/2020).

Dari 10 orang tersebut, hanya 2 orang yang dikenakan sanksi sedang, sementara 8 orang lainnya dikenakan sanksi ringan.

"Sanksi ringan berupa pengumuman secara terbuka bahwa mereka tidak akan mengulangi perbuatannya lagi, itu sudah dilakukan," kata Nasir.

Baca juga: Ditegur Kemendagri Soal Netralitas ASN, Gubernur NTB Tunda Kenaikan Gaji Pegawai yang Tak Netral

Sedangkan sanksi sedang berupa penundaan kenaikan gaji selama setahun.

"Ini juga sudah diterapkan," katanya.

Tonton Juga :

Dua orang ASN yang kena sanksi sedang adalah Dewi Noviany, pejabat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi NTB.

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved