Breaking News:

Sepeda Listrik Mulai Berkembang di NTB, PLN Perbanyak Stasiun Pengisian Listrik

Sepeda listrik mulai marak diproduksi Industri Kecil Menengah (IKM) di Provinsi NTB, PLN pun akan perbanyak SPLU

Dok. PLN NTB
STASIUN PENGISIAN: Petugas PLN memasang SPLU di Sanggar Mutu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.    

Kapasitas baterai Matric-B yakni 52 mAH dengan jarak tempuh maksimal 60 kilometer dan kecepatan maksimal 50-60 kilometer per jam.

”Jadi pengisian daya 3,5 jam bisa dipakai untuk jarak 60 kilometer,” katanya.

PLN bersama IKM binaanya tahun ini menargetkan produksi 15 sepeda listrik.

Dengan permintaan 35 unit sepeda listrik dari Pemprov NTB, mereka menargetkan membuat 50 unit Matric-B, Desember tahun ini.

”Harganya tidak mahal, tidak sampai Rp 20 juta,” kata Lasiran.

Lebih Banyak Dipakai UKM

Manajer Komunikasi PLN UIW NTB Taufik Dwi Nurcahyo menjelaskan, SPLU yang terpasang saat ini menggunakan kWh meter prabayar dan menggunakan aplikasi SPLU mobile.

Masyarakat hanya perlu mengisi pulsa kWh meter dengan membeli token listrik melalui payment point online bank, mesin anjungan tunai mandiri, atau minimarket.

Sama seperti pengisian token listrik biasa, warga tinggal menyebutkan ID pelanggan atau nomor kWh meter yang tercantum di SPLU.

”SPLU  ada dua tipe, yakni tipe hook yang dapat ditemui di tiang-tiang PLN dan tipe standing yang menjadi suatu bangunan tersendiri,” jelasnya.

Halaman
123
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved