Breaking News:

Prakiraan Cuaca

NTB Berada di Akhir Musim Kemarau, Waspadai Perubahan Cuaca Ekstrem

Wilayah Provinsi NTB saat ini memasuki masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.

Tribunnews.com
BMKG Prakiraan Cuaca 33 Kota di Indonesia. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Wilayah Provinsi NTB saat ini memasuki masa peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan.

Pada masa transisi ini, warga diimbau ekstra waspada.

"Waspadai perubahan cuaca secara tiba-tiba seperti adanya potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang," kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, Selasa (13/10/2020).

Baca juga: Gubernur NTB Ingin Labangka Jadi Kawasan Food Estate Terbaik di Indonesia

"Juga dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air dan pohon tumbang," imbuhnya.

Kewaspadaan, kata dia, dilakukan dengan cara membersihkan selokan, sampah-sampah, dan memangakas ranting pohon di pinggir jalan yang dianggap berbahaya.

Meski hujan sudah terjadi di beberapa wilayah, namun NTB belum benar-benar masuk musim hujan.

"Saat ini NTB masih berada pada peralihan musim/pancaroba atau penghujung musim kemarau," tegasnya.

Akumulasi hujan selama satu dasarian (10 hari) di awal Oktober jumlahnya belum melebihi 50 mm, hanya ada beberapa kecamatan saja yang intensitas hujannya di atas 50 mm.

BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat memprediksi musim hujan di NTB paling cepat datang November dasaria 1 dan terakhir masuk musim hujan pada Desember dasarian ke-2.

Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Restu Patria M memaparkan, curah hujan di NTB pada dasarian I Oktober 2020 berada pada kategori rendah hingga menengah.

Halaman
12
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved