MotoGP 2026
Marquez Bangkit, Bezzecchi Tetap Memimpin, Martin Terpuruk
Kurang dari sebulan setelah menjalani operasi bahu kanan dan kaki kanan, Marc Marquez melesat dari pole position dan menjadi pemenang.
Ringkasan Berita:
- Kurang dari sebulan setelah menjalani operasi bahu kanan dan kaki kanan, Marc Marquez melesat dari pole position dan menjadi pemenang.
- Kemenangan Sprint ketiga Marc musim ini setelah Brasil dan Spanyol menyamakan rekornya dengan Jorge Martin sebagai pembalap paling sukses dalam format Sprint sepanjang sejarah, dengan 18 kemenangan masing-masing.
TRIBUNLOMBOK.COM - 13 putaran balapan sprint di Balaton Park, Sabtu (6/6/2026) menjadi penanda kembalinya sang juara bertahan Marc Marquez (Ducati Lenovo).
Kurang dari sebulan setelah menjalani operasi bahu kanan dan kaki kanan, Marc Marquez melesat dari pole position dan menjadi pemenang.
Di awal balapan sprint, memasuki lap kedua, jarak ke Pedro Acosta di belakangnya sudah hampir 1 detik.
Pada lap kelima, keunggulan itu telah melampaui dua detik.
Di lap-lap terakhir, ia cukup mengelola ritme dan menyeberangi garis finis dengan nyaman.
Baca juga: MotoGP Hungaria: Bezzechi Ogah Jumawa, Marquez Mengaku Belum Siap Bersaing
Kemenangan Sprint ketiga Marc musim ini setelah Brasil dan Spanyol menyamakan rekornya dengan Jorge Martin sebagai pembalap paling sukses dalam format Sprint sepanjang sejarah, dengan 18 kemenangan masing-masing.
Ini juga podium Sprint ke-33 Marquez, membuatnya kini sejajar dengan Francesco Bagnaia di posisi kedua daftar pencetak podium Sprint terbanyak.
Hanya satu hal yang tersisa untuk diraih Marc hari ini yakni kemenangan ke-100 sepanjang karier di semua kelas.
Finis Ketiga, Tetapi Tetap yang Terdepan
Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) harus puas di posisi ketiga setelah sempat menghadapi tekanan dari Fermin Aldeguer di tikungan-tikungan awal, sebelum Aldeguer sendiri mengalami momen di chicane dan tergeser Raul Fernandez.
Pemimpin klasemen Dunia dengan 180 poin itu justru memperlebar jarak atas rekan setimnya Jorge Martin menjadi 20 poin dari sebelumnya 17 poin karena Martin hanya finis keenam.
Bezzecchi juga semakin mendekati sejarah karena hanya tinggal satu kemenangan lagi yang akan menjadikannya pembalap pertama dalam era modern yang mencetak 11 kemenangan MotoGP masing-masing di sirkuit berbeda, melampaui pencapaian legendaris Freddie Spencer.
Jorge Martin, juara dunia 2024 finis di posisi keenam — hanya posisi terburuk keduanya di Sprint sepanjang 2026, setelah sebelumnya finis kelima di Thailand.
Martin tetap di posisi kedua klasemen dengan 160 poin, tertinggal tepat 20 poin dari rekan setimnya sendiri.
Sementara itu Bagnaia, yang finis kesembilan namun tetap menjadi satu-satunya pembalap yang mencetak poin di seluruh Sprint musim ini, membawa pulang satu poin setelah menyalip Fabio Di Giannantonio di lap terakhir.
Klasemen Usai Sprint Hungaria
Bezzecchi masih memimpin dengan 180 poin, diikuti Martin (160), Di Giannantonio di posisi ketiga, Acosta keempat dan Raul Fernandez di posisi kelima unggul tipis satu poin atas Ai Ogura.
Marquez kini di posisi ketujuh dengan 83 poin, sejajar dengan Bagnaia.
Balapan Utama MotoGP Hungaria digelar Minggu (7/6/2026) dengan menempuh 26 putaran.
(*)
| Long Lap Penalty di Moto3 Hungaria Bikin Veda Pratama Makin Ingin Menang |
|
|---|
| MotoGP Hungaria: Bezzechi Ogah Jumawa, Marquez Mengaku Belum Siap Bersaing |
|
|---|
| Marc Marquez Menatap Rekor '100' di MotoGP Hungaria 2026 |
|
|---|
| MotoGP Hungaria 2026, Sirkuit dengan Gaya Balap Marc Marquez |
|
|---|
| Veda Pratama Kokoh di Lima Besar Klasemen Moto3 Meski Finis P8 di Italia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/marc_marquez_hungaria_2026_0202923.jpg)