Rinjani 100
Kunjungan Wisatawan di Lombok Timur Capai 90 Persen Berkat Rinjani 100
Tingkat hunian di Sembalun, Lombok Timur mencapai 90 persen dan diprediksi terus meningkat
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- Tingkat hunian di Sembalun, Lombok Timur mencapai 90 persen dan diprediksi terus meningkat.
- Rinjani 100 diikuti ribuan peserta dari berbagai negara dengan kegiatan yang dipusatkan di Sembalun.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Tingkat hunian di Sembalun, Lombok Timur mencapai 90 persen dan diprediksi penuh pada hari Sabtu dan Minggu karena kegiatan Rinjani 100.
"Kalau di Sembalun sudah 90 persen dan akan penuh pada hari Sabtu dan Minggu. Karena memang Sembalun untuk Sabtu-Minggu, hari biasa pun penuh, apalagi ada moment event," kata Kepala Dinas Parawisata Lombok Timur Widayat saat ditemui pada Jumat (1/5/2026).
Widayat menyoroti dampak positif media sosial (medsos) terhadap UMKM di Sembalun dan disejumlah tempat sangat berdampak karena tingkat pembeli dari pengunjung sangat tinggi.
"Sekarang media itu sangat kuat. Laporan dari UMKM, barang dagangan mereka malah habis setelah event karena terpengaruh media sosial, seperti status TikTok dan media sosial. Dulu kalau habis ya pada hari H, sekarang malah habis setelah hari H," ujarnya.
Widayat menyebut Pantai Pengendangan, di Belanting yang merupakan tempat start untuk kategori kelas 162 kilometer ini akan memperbaiki infrastrukturnya, namun karena efisiensi anggaran perbaikan tersebut ditunda.
Baca juga: Pelari Mancanegara Padati Sembalun untuk Ikut Ajang Rinjani 100
Ia mengungkapkan sebenarnya pemerintah daerah sudah menganggarkan Pantai Pengendangan ini sesuai tuntutan masyarakat untuk diperbaiki pasilitas yang dibutuhkan, namun karena efisiensi anggaran rencana itu ditunda.
"Bukan digagalkan tapi ditunda. Mudah-mudahan di tahun depan atau tahun berikutnya, kalau anggaran sudah membaik, Insyaallah semuanya akan tertata dengan baik," tuturnya.
Ke depan, kawasan ini direncanakan menjadi lokasi wisata unggulan, dengan memperbaiki sejumlah keperluan wisatawan, seperti kamar mandi, tempat bilas dan yang lainnya.
"Yang jelas ini akan dijadikan lokasi wisata. Segala persyaratannya harus dikaji," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/peserta_rinjani_100_49282874.jpg)