Senin, 27 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

MotoGP 2026

Bos Ducati-Marc Marquez Kompak Soal Perpanjangan Kontrak

Pembalap Spanyol Marc Marquez memasuki musim ketiganya bersama Ducati dan tahun keduanya di tim pabrikan Ducati Lenovo.

TRIBUNLOMBOK.COM/WAHYU WIDIYANTORO
BERSIAP BALAPAN - Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez berjalan memasuki paddock Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (5/10/2025) jelang race utama MotoGP Mandalika. Pembalap Spanyol Marc Marquez memasuki musim ketiganya bersama Ducati dan tahun keduanya di tim pabrikan Ducati Lenovo. 
Ringkasan Berita:

TRIBUNLOMBOK.COM - Bursa pembalap MotoGP mulai memanas meski musim 2026 belum dimulai. 

MotoGP pada musim 2027 akan memasuki era baru kubikasi mesin 850 cc.

Pengecualian bagi Johann Zarco, semua pembalap di grid musim ini memiliki kontrak yang berakhir pada akhir 2026. 

Hal itu, ditambah dengan regulasi baru pada 2027, mungkin berarti bakal ada sejumlah perubahan paling gila yang pernah terjadi dalam bursa pembalap MotoGP.

Pembicaraan kontrak Juara Dunia bertahan, Marc Marquez menjadi sorotan utama.

Pembalap Spanyol ini memasuki musim ketiganya bersama Ducati  dan tahun keduanya di tim pabrikan Ducati Lenovo. 

Baca juga: Musim Marc Marquez Berakhir Lebih Cepat Buntut Cedera di Mandalika

Marc Marquez mengaku belum mengetahui akan berada di tim mana nanti di musim 2027.

"Tidak ada yang bisa menjanjikan motor terbaik, kita lihat saja nanti," ucapnya dikutip dari laman resmi MotoGP saat peluncuran livery di Italia, Senin (19/1/2026).

"Anda harus mengikuti insting Anda dan proyek terbaik untuk Anda. Beberapa pembalap akan menutup (kesepakatan) sebelum balapan pertama dan memang benar saya salah satunya. Kita harus melihat apa yang terbaik untuk kehidupan profesional dan pribadi saya."

Marc mengaku memiliki opsi utama untuk bertahan di tim yang membawanya merengkuh juara dunia MotoGP tahun 2025.

"Jika Anda melihat karier saya, jika saya berada di tim di mana saya merasa nyaman, cepat, dan semuanya berjalan dengan baik, saya mencoba untuk tidak pindah," ucapnya.

"Tentu saja, opsi pertama saya adalah mencoba untuk tetap bersama Ducati, tetapi selangkah demi selangkah. Tampaknya setiap kali, kontrak disegel lebih awal dan lebih cepat, kami sedang dalam pembicaraan tetapi saya perlu mengevaluasi semuanya."

Meskipun kiprahnya harus berakhir lebih awal pada 2025, rider dengan nomor motor #93 justru bersemangat sambut musim baru.

Dalam kontrak musim 2027, Marquez menyerahkannya kepada Ducati.

"Keputusan ada di tangan pabrikan yang berbeda, bukan nama. Memang benar kami adalah Juara Dunia, tetapi setiap tahun berbeda," tegasnya.

"Saya ingin lebih mempertimbangkan masa depan dan menunggu sedikit lebih lama, lalu memutuskan masa depan kami di pertengahan musim misalnya… Kami sedang berdiskusi, kami makin dekat dengan beberapa proyek dan kami perlu memutuskan, tetapi memang benar pabrikan mencoba mengambil satu pembalap dan membangun proyek mereka."

Namun yang jelas, kontrak Marc di Ducati berakhir 2026.

"Jika kami memutuskan untuk melanjutkan, itu akan menjadi kontrak dua tahun," pungkasnya.

Di sisi lain General Manager Ducati Corse Gigi all’Igna berkata tujuan utamanya adalah memperbarui kontrak dengan Juara Dunia saat ini, Marc Marquez

"Ini adalah tujuan kami, dan kami sudah dalam tahap diskusi lanjutan. Kami yakin dapat menyelesaikan kontrak sebelum kejuaraan dimulai, tetapi tidak ada yang pasti sampai kami menandatangani kontrak tersebut.

"Saat ini, kami sedang mengupayakan perpanjangan kontrak Marc Marquez, dan setelah itu kami akan mempertimbangkan langkah selanjutnya."

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved