NTB
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Banjir Rob di Pesisir Lombok dan Bima 17-25 Desember
Ringkasan Berita:
- BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang dapat terjadi di wilayah pesisir Lombok dan Bima.
- BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir, bantaran sungai, dan wilayah rendah untuk tetap waspada dan siaga.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob yang dapat terjadi di wilayah pesisir Lombok dan Bima.
Peringatan ini berlaku mulai 17 Desember 2025 pukul 08.00 WITA hingga 25 Desember 2025 pukul 20.00 WITA.
BMKG memprakirakan kondisi cuaca berawan hingga hujan sedang, dengan arah angin dari barat daya hingga utara pada kecepatan 5–20 knot.
Tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter, sementara pasang maksimum laut dapat mencapai 2 meter, dengan waktu puncak pasang antara pukul 20.00 hingga 03.00 WITA tergantung wilayah.
Wilayah yang berpotensi terdampak di Lombok meliputi Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok.
Di Sumbawa, daerah yang berisiko mencakup Sumbawa dan Labuhan Badas. Sementara di Bima, lokasi terdampak antara lain Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota.
Baca juga: BPBD Kota Mataram Waspadai Banjir Rob, Warga Diminta Mundur dari Pesisir
BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir, bantaran sungai, dan wilayah rendah untuk tetap waspada dan siaga.
Masyarakat di sekitar pesisir Lombok dan Bima diimbau mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum, termasuk potensi banjir rob.
Peringatan dini ini bertujuan agar warga dan pihak terkait dapat mengambil langkah mitigasi yang tepat, mulai dari memantau perkembangan cuaca hingga menyiapkan sarana evakuasi jika diperlukan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/kondisi-pelabuhan-bima-yang-digenangi-banjir-rob-pada-kamis-1662022.jpg)