NTB

Jalan Mulus di Lombok Timur dan KSB Diresmikan saat HUT ke-67 NTB

TRIBUNLOMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
PERBAIKAN JALAN - Kepala Dinas PUPR NTB Sadimin mengecek proyek perbaikan jalan di Desa Tanjung Teros, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur, Senin (1/12/2025). Saat perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-67 NTB, jalan ini sudah bisa diresmikan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal sebagai kado.  
Ringkasan Berita:
  • Jalan Tanjung Geres-Pohgading dan Simpang Tano-Seteluk sudah mulus dan bisa dilewati.
  • Dua jalan ini sudah bisa diresmikan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal sebagai kado HUT NTB.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Dua ruas jalan yang ditangani Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yakni Jalan Tanjung Geres-Pohgading, Lombok Timur dan Simpang Tano-Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah mulus dan bisa dilewati. 

Nilai anggaran untuk perbaikan ruas jalan Tanjung Geres-Pohgading sepanjang 4 kilometer ini, senilai Rp28 miliar. 

Sementara untuk Simpang Tano-Seteluk dengan panjang jalan 3,8 kilometer menelan biaya Rp32,5 miliar. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) NTB, Sadimin mengatakan dua ruas jalan tersebut progresnya sudah mencapai diatas 95 persen. 

Saat perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-67 NTB, dua jalan ini sudah bisa diresmikan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal sebagai kado. 

Baca juga: PUPR NTB Perbaiki Jalan Rusak di Lombok Timur dengan Aspal Tiga Lapis

"Tinggal pengerjaan yang minor saja, kalau mayor sudah selesai karena kemarin kita baru mulai Oktober kemarin," kata Sadimin, Kamis (11/12/2025). 

Sementara ruas jalan di Lenangguar-Lunyuk pengerjaannya sedikit terlambat dan baru mencapai 70 persen karena tanah mengalami longsor. 

Sebelum diperbaiki, terlebih dahulu dilakukan pengerasan untuk tanah yang berada di salah satu sisi.

"Kemarin sempat saat dilakukan pengeboran untuk dipasang besi, terjadi longsor jadi dibersihkan dulu sebelum di cor khawatir kalau di cor langsung kualitas kurang baik," jelas Sadimin. 

Proyek ini juga menangani dua titik tebing yang terus bergerak yang mengakibatkan longsor. 

Penanganan jalan ini menelan anggaran sebesar Rp20 miliar. 

Akses jalan ini dapat memangkas perjalanan dari Sumbawa Barat menuju Sumbawa hingga dua jam. 

Pengerjaan tiga paket irigasi juga semuanya sudah rampung.

"Nanti dipilih salah satu (jaringan irigasi) yang mau diresmikan, semua sudah selesai juga, tinggal yang kecil-kecil," kata Sadimin. 

Nilai proyek untuk tiga jaringan irigasi ini mencapai Rp13,5 miliar yang tersebar di sejumlah titik. 

Sadimin perbaikan infrastruktur jalan dan jaringan irigasi ini akan memberikan dampak untuk masyarakat. 

Seperti mempersingkat waktu perjalanan dengan kondisi jalan yang mulus. 

"Biasanya kalau di jalan Tanjung Geres-Pohgading itu membutuhkan waktu 20 menit, sekarang cukup 5 menit saja," kata Sadimin. 

(*)