NTB
Gubernur Iqbal Bela Kadis PUPR NTB, Jalan di Sumbawa Tetap Diperhatikan
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Gubernur NTB menegaskan pernyataan Kadis PUPR soal jalan di Sumbawa hanya salah tafsir dan tidak bermaksud mengabaikan pembangunan.
- Pemprov NTB justru memberi perhatian lebih ke Sumbawa dalam sembilan bulan terakhir dengan mayoritas proyek jalan berada di wilayah tersebut.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sadimin soal jalan di Pulau Sumbawa, dinilai Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal salah tafsir.
Pemprov NTB memiliki perhatian yang sama antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
"Saya mohon maaf sekiranya pernyataan Kadis PURP menyinggung sebagian masyarakat, khususnya di Pulau Sumbawa," kata Iqbal, Senin (1/12/2025).
Iqbal menegaskan maksud dari mantan Kepala Dinas Perkim tersebut bukan mengabaikan perbaikan jalan di Sumbawa, tetapi dilakukan berdasarkan skala perioritas.
"Saya sangat yakin, maksudnya bukan untuk mengabaikan kondisi Jalan di Sumbawa," sambungnya.
Maksud dari Sadimin, terang Iqbal proposal pengajuan pembangunan jalan pada umumnya mempertimbangkan jumlah masyarakat penerima manfaat.
Itulah sebabnya banyak usulan perbaikan dan pembangunan jalan di wilayah-wilayah yang penduduknya sedikit tidak langsung direspons.
"Yang diperhatikan daerah padat dan paling sering dilalui masyarakat," bebernya.
Meski begitu, sambung Iqbal, Pemprov NTB mencoba melawan kebiasaan tersebut. Dalam sembilan bulan terakhir, justru pemerintahan memberikan perhatian khusus kepada Pulau Sumbawa.
"Sebagian besar proyek jalan berada di Pulau Sumbawa, termasuk tiga ruas jalan antar kecamatan yang relatif sepi penduduk," ujarnya.
Baca juga: Perwakilan 518 Honorer Terancam PHK Kirim Karangan Bunga ke Kantor Gubernur NTB
Disinggung soal penggeseran Kadis PUPR akibat pernyataannya soal pembangunan jalan di Pulau Sumbawa, menurut Iqbal, hal tersebut sudah selesai. Tak perlu lagi dibesar-besarkan.
"Kan sudah klarifikasi, saya rasa sudah cukup. Apalagi memang tidak ada niat jelek. Hanya kurang tepat membahasakan saja," tegasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/NTB-KAPITAL-SEGERA-DILUNCURKAN.jpg)