NTB
PUPR NTB Kejar Target Pembangunan Jembatan Rp3,6 Miliar di Praya Barat
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Kadis PUPR NTB, Sadimin, meninjau pembangunan jembatan senilai Rp3,6 miliar di Mekarsari, Lombok Tengah.
- Proyek jembatan dan perbaikan saluran irigasi sudah 70 persen selesai, diharapkan mencegah banjir dan mendukung pariwisata serta event internasional di Mandalika.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nusa Tenggara Barat (NTB), Sadimin, meninjau langsung pembangunan jembatan di Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Senin (1/12/2025).
Jembatan ini menjadi salah satu akses penting menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan jalur strategis pariwisata di wilayah selatan NTB.
Sadimin menjelaskan, proyek yang menelan anggaran Rp3,6 miliar ini termasuk prioritas PUPR NTB untuk meningkatkan konektivitas.
"Ini jalur cukup padat ya, cukup vital. Apalagi menjadi akses utama ke KEK Mandalika sampai ke Selong Belanak. Langsung ditangani, karena ini jalur pariwisata," ucap Sadimin saat ditemui di lokasi proyek.
Selain pembangunan jembatan, PUPR juga melakukan perbaikan saluran irigasi untuk mencegah banjir yang sempat merusak infrastruktur pada Februari 2025.
Proyek jembatan yang dimulai 26 September 2025 ini sudah menunjukkan progres signifikan.
"Kalau progres pembangunannya tadi saya lihat sudah 70 persen," kata Sadimin.
Jembatan dengan lebar sekitar 5 meter ini diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan meningkatkan kelancaran konektivitas di daerah selatan, khususnya untuk mendukung event internasional di Mandalika seperti MotoGP.
“Jika koneksivitas baik, pariwisata akan semakin berkualitas, kemudian bisa mendunia seperti yang diharapkan Pak Gubernur itu menjadi salah satu ikhtiar kita. Ini kita bangun tujuannya," tambah Sadimin.
Baca juga: PUPR NTB Bantah Ketimpangan Pembangunan Jalan Antara Lombok dan Sumbawa
Masyarakat setempat, Sahdan, menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Ia menyebut sebelum adanya jembatan, setiap musim hujan air dari barat sering meluap ke lahan pertanian warga.
"Sebelumnya puluhan tahun kalau musim hujan air mengalir dan meluap ke sawah warga. Dengan adanya jembatan lengkap dengan saluran irigasi hal semacam itu sudah tidak terjadi lagi," ujarnya.
Sahdan pun mengapresiasi progres pembangunan yang cepat dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur NTB melalui Dinas PUPR.
"Kami bersyukur dengan adanya jembatan ini, ini jembatan yang paling terbaik di selatan ini. Terima kasih kepada pak Gubernur, mendunia pak Gubernur," pungkas Sahdan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PEMBANGUNAN-JEMBATAN-BARU-21.jpg)