NTB
Bupati Lombok Timur Jembatani Kepentingan Petani dengan Pengusaha Tembakau
Penulis: Toni Hermawan | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Bupati Lombok Timur Haerul Warisin bertemu dengan pengusaha tembakau membahas langkah strategis untuk menyelamatkan sektor agribisnis tembakau.
Pertemuan ini guna menjembatani kepentingan antara pengusaha dan petani tembakau.
Haerul menekankan pentingnya keseimbangan antara pengusaha dan petani.
Para pengusaha diminta berkolaborasi menawarkan harga yang menguntungkan kedua belah pihak.
“Para petani diharapkan tetap produktif dalam penanaman tembakau,” kata saat rapat koordinasi bersama pengusaha tembakau, Rabu (27/8/2025).
Baca juga: DPRD Lombok Tengah Terima Hearing Petani Tembakau Praya Timur, Dorong Terbentuknya Perbup DBHCHT
Dia berjanji akan menindak secara tegas para pembeli ataupun pengusaha ilegal tanpa ijin yang dapat merugikan para pengusaha yang sudah memiliki izin resmi.
Maraknya praktik pembeli gelap ini mendapatkan perhatian serius.
"Akan dilakukan pengawalan dalam pendistribusian hasil tembakau oleh tim opjar ataupun tim terpadu yang sudah dibentuk,” janjinya.
Dia berharap pertemuan seperti ini menjalin komunikasi yang baik.
Selanjutnya, perusahaan diminta memberikan pelatihan dan edukasi kepada para petani terkait pola penanaman tembakau yang berkualitas, serta menindak tegas praktik pembeli gelap yang dapat mempengaruhi stabilitas harga.
Selain itu, Haerul berharap para pengusaha membentuk asosiasi supaya lebih terarah dan terkoordinasi dan berkomitmen mengadakan pertemuan rutin.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/lombok_timur_pengusaha_tembakau_petani_020-509598jpg.jpg)