Minggu, 12 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Cuaca Ekstrem

Genangan Air Rendam Jalan Lingkar di Mapak, Motor Pengendara Mogok

Sekira 300 meter Jalan Dr. Soedjono terendam banjir luapan setinggi sekira 10-15 sentimeter

TRIBUNLOMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
GENANGAN AIR - Pengendara melintasi genangan air di Jalan Dr. Soedjono Lingkungan Mapak Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, Rabu (21/1/2026) petang. Sekira 300 meter Jalan Dr. Soedjono terendam banjir luapan setinggi sekira 10-15 sentimeter. 

Ringkasan Berita:
  • Sekira 300 meter Jalan Dr. Soedjono terendam banjir luapan setinggi sekira 10-15 sentimeter.
  • Air yang masuk ke dalam mesin motor pengendara membuat mogok. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Hujan lebat mengguyur Kota Mataram, Rabu (21/1/2026) petang. 

Dampaknya, sejumlah titik saat ini mulai direndam banjir luapan saluran drainase.

Pantauan TribunLombok.com di Lingkungan Mapak Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, sekira 300 meter Jalan Dr. Soedjono terendam banjir luapan setinggi sekira 10-15 sentimeter.

Luapan air menyebabkan sejumlah kendaraan mengalami mati mesin atau mogok saat mencoba melintasi genangan.

Seorang warga Pagutan Abdi mengungkapkan, banjir kali ini tergolong tidak biasa karena debit air yang cukup tinggi hingga merendam bagian mesin kendaraannya.

Baca juga: Debit Air Kali Jangkuk Meningkat Akibat Cuaca Ekstrem, Pemkot Mataram Tetapkan Status Siaga

Dia yang keluar dari arah Desa Mapak terjebak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Air yang masuk ke dalam mesin membuat kendaraan sama sekali tidak bisa dihidupkan kembali.

"Tumben dia mogok pas banjir ini,” ucap Abdi saat menjelaskan kondisi kendaraannya yang tiba-tiba mati setelah kemasukan air, Rabu (21/1/2026).

Akibat kejadian ini, Abdi terpaksa harus membawa kendaraannya ke bengkel karena mesin motornya tidak dapat berfungsi kembali.

"Gak bisa (dihidupin), jadinya saya bawa ke bengkel dulu ini,” singkatnya.

Masalah Berulang, Minim Solusi

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Gufron mengungkapkan luapan air saluran drainase di Jalan Dr. Soedjono terjadi setiap tahun.

“Kan memang setiap tahun. Belum ada perbaikan sama sekali dari Pemkot,“ kata Gufron.

Banjir ini lanjut dia, disebabkan arah saluran drainase mengalami penyempitan.

Jika terjadi abrasi di area hilir di Mapak, banjir luapan juga tidak bisa di hindari.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved