PON NTB 2028
PON 2028, Dua Cabor Berpotensi Digelar di Jakarta
Cabor bowling dan balap pada PON 2028 kemungkinan besar digelar di Jakarta akibat keterbatasan infrastruktur pendukung di NTB dan NTT.
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Cabor bowling dan balap pada PON 2028 kemungkinan besar digelar di Jakarta akibat keterbatasan infrastruktur pendukung di NTB dan NTT.
- Pemprov NTB fokus menyiapkan tim persiapan, pelatihan atlet, serta rekomendasi anggaran rehab GOR 17 Desember sebesar Rp70 miliar ke pemerintah pusat.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) buka suara terkait sejumlah cabang olahraga (Cabor), dalam gelaran pekan olahraga nasional (PON) 2028 yang rencananya akan digelar di Jakarta.
Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB, Surya Bahari mengatakan, terkait hal tersebut kemungkinan hanya ada dua cabor yang akan digelar di Jakarta.
"Tidak banyak cabang yang dipertandingkan di Jakarta, hanya bowling dan berkuda saja sisanya akan di gelar di daerah," kata Surya, Selasa (20/1/2026).
Alasan dua cabor ini digelar di Jakarta karena keterbatasan infrastruktur, namun demikian daerah tetap memperjuangkan agar semua bisa dilaksanakan di NTB dan NTT.
"Kalau ada lapangan kita tidak ada, tidak mungkin kita paksakan," kata mantan Sekretaris Dewan ini.
Pemerintah daerah tidak terfokus pada persoalan cabor yang akan digelar di Jakarta, namun bagaimana memastikan saat ini melaksanakan arahan Presiden dalam menyiapkan pesta olahraga empat tahunan itu.
"Apa dan bagaimana akan dibuatkan tim, mungkin nanti akan rapat bersama DPR, Koni dan Dispora sebagai perwakilan pemerintah daerah," kata Surya.
Surya juga tidak mempersoalkan terkait banyaknya pihak yang menanyakan terkait kesiapan NTB sebagai tuan rumah, menurutnya nanti semua itu akan dijawab dengan persiapan yang matang.
Untuk anggaran perbaikan gelanggang olahraga (GOR) 17 Desember yang bersumber dari pusat, Surya mengatakan masih menunggu kepastian.
Baca juga: Presiden Prabowo Tegas Dukung NTB–NTT Jadi Tuan Rumah PON XXII 2028
Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum sudah meninjau Gelanggang Olahraga (GOR) 17 Desember.
Peninjau ini menyusul proposal yang diajukan Pemerintah Provinsi NTB untuk merehab GOR tersebut, sebagai pusat olahraga dalam pelaksanaan PON nantinya.
Dalam proposal tersebut pemerintah mengusulkan anggaran sekitar Rp70 miliar lebih, selain GOR 17 Desember beberapa fasilitas olahraga juga diusulkan untuk di rehab demi kesuksesan PON nanti.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) itu mengatakan, bukan hanya kesiapan infrastruktur yang harus diperhatikan tetapi bagaimana menyiapkan para atlet yang akan bertanding nanti.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Plt-Kepala-Dikpora-NTB-Surya-Bahari.jpg)