Minggu, 12 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita NTB

Jelang Nataru, BPTD NTB Perketat Ramp Check Bus Angkutan Umum

BPTD Kelas II NTB memperketat ramp check bus angkutan umum menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sesuai arahan pemerintah pusat.

Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Laelatunniam
Istimewa
PENGECEKAN - Petugas dari Dishub NTB dan BPTD NTB melakukan pengecekan kelayakan bus angkutan umum di Terminal Mandalika, Kota Mataram, yang akan melayani penumpang selama libur Nataru. 
Ringkasan Berita:
  • BPTD Kelas II NTB memperketat ramp check bus angkutan umum menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sesuai arahan pemerintah pusat.
  • Pengecekan dilakukan di Terminal Mandalika dan terminal lain di wilayah NTB untuk memastikan kelayakan bus dan kesehatan sopir sebelum berangkat.

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Nusa Tenggara Barat (NTB) memperketat pengecekan kelayakan jalan atau ramp check.

Kepala BPTD Kelas II NTB, Endi Suprasetio, menyampaikan pengetatan yang dilakukan di Terminal Mandalika, Kota Mataram, ini sesuai dengan arahan Presiden dan Kementerian Perhubungan RI.

"Sesuai dengan arahan pimpinan di pusat, kita diminta melakukan ramp check, khususnya untuk bus-bus angkutan umum, dan itu sudah mulai kita laksanakan setiap hari," kata Endi. 

Kegiatan ini bukan hanya dilakukan di Terminal Mandalika saja, tetapi juga di sejumlah terminal lainnya seperti di Sumbawa.

"Tidak di sini saja (Terminal Mandalika), tapi juga di terminal penumpang yang ada di Sumbawa dan yang ada di bawah wilayah kami, itu semua kita lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Endi menegaskan, ramp check ini menjadi salah satu syarat, sebelum bus angkutan umum tersebut mengangkut penumpang menuju daerah tujuan.

"Jadi, setiap ada keberangkatan, diperiksa oleh staf kami yang ada di terminal, bus-bus yang datang mau berangkat lagi, dilakukan pemeriksaan untuk memastikan kondisi armadanya laik jalan, baik secara administrasi maupun secara teknis," ucap dia.

Selain kelayakan angkutan, pihaknya juga menaruh atensi terhadap kondisi kesehatan dari sopir. Dengan dukungan pemerintah, pengecekan kesehatan juga dilaksanakan secara intensif sebelum pemberangkatan armada.

"Pemeriksaan kesehatan ini kami berkomunikasi dengan rekan-rekan dinas kesehatan, dari mereka yang juga membantu kami melakukan pemeriksaan," katanya.

BPTD Kelas II NTB mencatat ada 165 bus angkutan umum dari 16 perusahaan otobus yang beroperasi pada momentum libur Nataru tahun ini.

Endi menjelaskan bahwa 165 bus angkutan umum ini terdiri dari layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP).

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved