Siswa Bima Antusias Ikuti Workshop Gensi, Makin Paham Cara Memanfaatkan AI
Alief memandang kemajuan teknologi AI memiliki dua sisi, positif dan negatif. Namun, ia memilih untuk fokus pada manfaatnya.
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM, BIMA – Sejumlah siswa di Kota Bima menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti workshop Generasi Terkoneksi (Gensi) yang digelar Indosat bersama Tribun Lombok, Rabu (15/10/2025).
Mereka memandang pemahaman tentang teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI) dan cara menangkal hoaks, sebagai bekal krusial di era digital saat ini.
Alief Kavero Afgan, seorang siswa dari SMAN 4 Kota Bima, mengaku sengaja mengikuti kegiatan ini untuk mengembangkan diri dan menambah ilmu pengetahuan yang tidak selalu didapat di dalam kelas. Menurutnya, kesempatan seperti ini sangat langka dan berharga.
"Saya ingin ikut kegiatan ini karena saya ingin lebih berkembang dan menambah ilmu pengetahuan tentang literasi digital. Kalau materi (pelajaran) dalam kelas bisa saya kejar lewat internet, AI, Google, dan YouTube. Terkait literasi digital dan AI, saya lebih mengerti dengan ikut kegiatan ini," ujar Alief.
Alief memandang kemajuan teknologi AI memiliki dua sisi, positif dan negatif. Namun, ia memilih untuk fokus pada manfaatnya.
Selama ini, ia kerap memanfaatkan AI untuk mencari informasi dan memahami materi pelajaran yang sulit ia dapatkan.
"Kalau bingung tentang satu hal, AI sangat-sangat membantu," katanya.
Baca juga: Perkuat Literasi Digital, Indosat dan Tribun Lombok Gelar Workshop Gensi di Kota Bima
Lebih jauh, Alief juga menyoroti pentingnya keberanian bagi generasinya. Terinspirasi dari gerakan anak muda di luar negeri, ia mengajak rekan-rekannya untuk proaktif dan mengubah pandangan negatif terhadap Gen Z.
"Kita sebagai Gen Z itu harus berani maju dan melakukan hal-hal positif supaya tidak dianggap malas melulu. Padahal, Gen Z ini adalah generasi yang sangat beruntung hidup di era digital, harus berani untuk mencoba hal-hal baru," serunya.
Ia berharap generasi Z dan generasi Alfa di masa depan dapat secara bijak memanfaatkan internet untuk kemajuan, bukan untuk hal yang merusak.
"Kita buang negatifnya, ambil positifnya. Karena kalau kita ambil sisi negatifnya, kita tidak akan berkembang dan tidak akan membuat negara ini berkembang," tegasnya.
Pandangan serupa juga datang dari siswa lain, Bayu Muharor. Baginya, workshop ini memberikan pemahaman praktis tentang cara mengidentifikasi informasi bohong atau hoaks.
"Dari acara hari ini kita bisa mengetahui apa itu hoaks, ciri-cirinya, dan dampaknya bagaimana agar tidak terjerumus dalam informasi yang tidak benar," jelas Bayu.
Ia pun berpesan, "Semoga siswa-siswi dan warga di NTB bijak dalam menganalisis dan mengevaluasi berita hoaks."
Sementara itu, Fatima Sulistia Utama menekankan relevansi acara ini bagi pelajar.
| Gensi Indosat Sasar Ponpes, Santri Nurul Haramain Dibekali Literasi Media dan Berpikir Kritis |
|
|---|
| Mahasiswa Unsa Sumbawa Antusias Mengikuti Worksop Literasi Digital Indosat |
|
|---|
| Perkuat Literasi Digital, Indosat dan Tribun Lombok Gelar Workshop Gensi di Kota Bima |
|
|---|
| Indosat Pastikan Sinyal Aman Saat Liburan Natal dan Tahun Baru di Lombok |
|
|---|
| PT Indosat Tbk Siap Perkuat Transformasi Menuju AI Native TechCo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Gensi2.jpg)