Haji 2026
Tiga Oknum KBIHU Asal NTB Terlibat Pelanggaran Dam Haji
Tim pengawas telah membongkar jaringan penipuan badal haji fiktif dan penggelapan uang kurban atau dam
Tayang:
Editor:
Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM
KASUS DAM - Jemaah haji Indonesia melakukan mabit di Muzdalifah, Makkah. Kawasan Muzdalifah dinyatakan steril dari jemaah Indonesia pada pukul 07.00 Waktu Arab Saudi, Rabu (27/5/2026). Tim pengawas telah membongkar jaringan penipuan badal haji fiktif dan penggelapan uang kurban atau dam.
Tim pengawas juga menemukan adanya upaya penyusupan jemaah non-prosedural (tanpa visa haji resmi) yang difasilitasi oleh oknum KBIHU, seperti temuan jemaah non-prosedural yang menggunakan identitas KBIHU AA (Kab. Lebak) dan ketua KBIHU AMR (Jakarta Timur) yang mencoba memasuki Arafah menggunakan bus masyair untuk melaksanakan badal fiktif bagi 50 orang dengan total keuntungan sebesar Rp500.000.000. Penanganan jemaah non-prosedural ini telah diserahkan dan diselesaikan secara hukum oleh KJRI Jeddah.
(*)
Berita Terkait:#Haji 2026
| Pemulangan Jemaah Haji NTB dari Tanah Suci Tersisa 9 Kloter Lagi |
|
|---|
| Kemenhaj Bongkar Dugaan Penipuan Badal Haji dan Dam Jemaah Indonesia di Arab Saudi |
|
|---|
| Beda Penanda Hotel di Makkah dan Madinah, Jemaah Haji Rentan Tersesat |
|
|---|
| Pasar Oleh-oleh Haji di Makkah: Pedagang Fasih Bahasa Indonesia, Bisa Bayar Pakai Rupiah |
|
|---|
| Cara Jemaah Haji Bawa Air Zamzam dengan Botol Ditutup Lakban Tidak Mempan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/haji_mabit_muzdalifah_32929928.jpg)