Penemuan Mayat Mahasiswi KSB
Kesaksian Tetangga Kos Mahasiswi Unram yang Tewas di Mataram
Seorang mahasiswi Unram berinisial NDR (21) asal Sumbawa Barat ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya setelah pintu dibuka paksa oleh rekannya.
Ringkasan Berita:
- Seorang mahasiswi Unram berinisial NDR (21) asal Sumbawa Barat ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya.
- Pihak Polsek Selaparang menyatakan bahwa berdasarkan hasil olah TKP dan otopsi sementara, terdapat indikasi kuat dugaan tindak pidana di balik kematian korban.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Penemuan mayat mahasiswi Universitas Mataram inisial NDR (21) di salah satu kamar kos di wilayah mengejutkan tetangga kosnya. Pasalnya sebelum kejadian tidak pernah mendengar adanya keributan di kamar tersebut.
Jumiatin Arianingsih salah seorang tetangga kos korban mengaku, ia terakhir melihat NDR sepekan sebelum mahasiswi asal Kabupaten Sumbawa Barat itu ditemukan tidak bernyawa di kamar kosnya.
"Saya tidak tahu kalau yang lain, kalau saya terakhir ketemu Minggu 10 Mei, habis itu lihat motornya di depan sini (kamar kos)," kata Tia sapaan akrabnya saat ditemui TribunLombok.com, Selasa (19/5/2026).
Tia menjelaskan pada Sabtu sebelum korban ditemukan meninggal, teman-teman dari NDR sempat datang ke kosan tersebut untuk mencarinya. Namun mereka tidak melihat sepeda motor milik korban, tetangga kosnya juga tidak melihat.
Saat dihubungi melalui telepon, kontak handphone tersebut masih berdering. Mereka kemudian mencoba menggedor pintu kamar kos tersebut namun tidak ada jawaban.
"Akhirnya teman-temannya mencoba melihat lewat ventilasi dan ternyata almarhumah ada di dalam," kata Tia.
Setelah itu mereka menunggu pemilik kos datang membawa kunci cadangan, namun ternyata tidak bisa dibuka. Akhirnya pintu kamar tersebut dibuka paksa dan NDR ditemukan sudah tidak bernyawa.
Tia juga tidak pernah mendengar cerita korban ada masalah, karena sejak ia menghuni kos dari tahun 2024 itu ia bersama korban hanya sebatas saling sapa saja.
Baca juga: Kronologi Penemuan Mayat Mahasiswi Asal KSB: Pesan Tidak Direspons, Bau Tidak Sedap dari Dalam Kamar
Saat ini jenazah mahasiswi Unram semester enam itu sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, polisi juga sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan otopsi terhadap jenazah.
Kapolsek Selaparang, Zulharman Lutfi mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, sementara penyebab kematian terdapat indikasi dugaan tindak pidana.
"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, termasuk hasil autopsi yang kami terima. Terdapat dugaan yang mengarah kepada tindak pidana," kata Zulharman.
Saat ini kematian janggal mahasiswi Unram ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Mataram.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/KESAKSIAN-TETANGGA-KOS.jpg)