Rabu, 8 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Cuaca NTB

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat di Wilayah NTB 6-8 April 2026

BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB 6-8 April 2026.

Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/Idham Khalid
HUJAN - Hujan lebat terjadi di Desa Kekeri, Lombok Barat, NTB pada Sabtu (28/3/2026). BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB 6-8 April 2026. 
Ringkasan Berita:
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayah NTB 6-8 April 2026.

  • Dengan adanya potensi terjadinya hujan ringan-lebat disertai angin kencang, masyarakat diminta untuk waspada.
 

 

TRIBUBLOMBOK.COM, MATARAM - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat selama 3 hari ke depan di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai tangga 6-8 April 2026.

Pada periode 6 April peringatan waspada hujan meliputi: Kota Mataram, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat Dompu, Kota Bima, peringatan Siaga meliputi Kabupaten Bima.

Pada tangga 7 April, peringatan waspada meliputi: Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat Dompu, Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Semetara pada tanggal 8 April meliputi: Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Timur, Dompu, Kabupaten bima dan Kota Bima

Di wilayah Kota Mataram, cuaca terpantau mendung pada pagi hingga siang, Senin (6/4/2026).

Dengan adanya potensi terjadinya hujan ringan-lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk selalu tetap waspada dan berhatihati dengan dampak bencana yang ditim bulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air, angin kencang, kilat/petir, berkurangnya jarak pandang, baliho roboh, dan pohon tumbang.

Selain itu operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir juga diminta waspada akan tinggi gelombang yang mencapai kurang lebih 2 meter di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan NTB.

Sebelumnya, hujan dengan intensitas sangat tinggi memicu banjir di wilayah Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, pada Minggu (5/4/2026).

Luapan air merendam akses jalan utama kawasan wisata hingga memasuki pemukiman penduduk di beberapa desa.

Baca juga: Waspada! BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem dan Gelombang Tinggi di NTB 3-8 Maret

Yasin Abdul Aziz, karyawan swalayan di Senggigi menuturkan, hujan lebat mulai mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 12.45 WITA. 

Debit air meningkat dalam waktu singkat akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan yang masif, sehingga air meluap ke badan jalan dan pemukiman.

Kondisi terparah terpantau di jalur wisata Desa Senggigi. Di Jalan Raya Senggigi, tepatnya di depan Hotel Sheraton.

“Ketinggian air di sana mencapai di atas lutut orang dewasa,” ucapnya saat dihubungi TribunLombok.com.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved