Gempa Bumi M 3,6 Guncang Sumbawa Besar, Getaran Dirasakan hingga Kota Bima
Gempa tektonik M 3,6 terjadi di Sumbawa Besar pada Senin (16/2/2026) pukul 19.42 WITA dengan kedalaman 114 km, dirasakan hingga Kota Bima.
Ringkasan Berita:
- Gempa tektonik M 3,6 terjadi di Sumbawa Besar pada Senin (16/2/2026) pukul 19.42 WITA dengan kedalaman 114 km, dirasakan hingga Kota Bima.
- BMKG menyatakan gempa bersifat intra-slab, belum ada aftershock atau laporan kerusakan, masyarakat diminta pantau info resmi.
TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Gempa bumi tektonik berkekuatan M 3,6 mengguncang wilayah Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Barat, Senin (16/2/2026) pukul 19.42.16 WITA.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa berada di koordinat 8,60° LS dan 118,41° BT, tepatnya 9 km barat daya Dompu, pada kedalaman 114 km.
Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Sumawan, menjelaskan bahwa gempa ini merupakan jenis menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng Indo-Australia (intra-slab earthquake).
Mekanisme sumber gempa menunjukkan pola turun dengan kombinasi mendatar (oblique normal fault).
Guncangan dirasakan di Sumbawa Besar pada skala III MMI, getaran terasa nyata dalam rumah seperti ada truk melintas.
“Di Kota Bima, gempa dirasakan skala II MMI, dengan benda ringan yang digantung bergoyang,” ujar Sumawan.
Baca juga: Cerita Warga Mataram yang Warungnya Hancur Tertimpa Pohon Tumbang: Seperti Gempa
Hingga pukul 20.10 WITA, BMKG belum mencatat adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
Sumawan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi hanya bersumber dari kanal resmi BMKG melalui media sosial terverifikasi, website, atau aplikasi mobile resmi BMKG.
“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” sarannya.
Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/gempa-bumi.jpg)