Pemprov NTB Siapkan 300 Desa untuk Program Pengembangan Ketahanan Pangan
Pemprov NTB menyiapkan 300 desa sebagai pilot proyek pengembangan ketahanan pangan berkelanjutan hingga 2029, termasuk desa-desa di Pringgabaya.
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
- Pemprov NTB menyiapkan 300 desa sebagai pilot proyek pengembangan ketahanan pangan berkelanjutan hingga 2029, termasuk desa-desa di Pringgabaya.
- Untuk mengantisipasi kenaikan harga jelang Ramadan, Pemprov berkolaborasi dengan MMC, Pemda, dan Bulog menggelar Pasar Rakyat dan Bazar UMKM sebagai intervensi harga.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tengah mempersiapkan 300 desa sebagai pilot proyek pengembangan ketahanan pangan berkelanjutan di wilayah NTB.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, membawa kabar baik terkait strategi ketahanan pangan jangka panjang tersebut.
Ia mengaku telah menyiapkan program yang akan menyasar 300 desa di seluruh kabupaten/kota se-NTB.
"Termasuk desa-desa di Kecamatan Pringgabaya, yang akan dikawal secara berkelanjutan hingga tahun 2029 mendatang," ujar Iqbal pada Rabu (11/2/2026).
Selain program jangka panjang, Iqbal juga menyoroti fluktuasi harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan.
Sebagai langkah antisipasi, Pemprov NTB berkolaborasi dengan Makmur Mendunia Center (MMC), pemerintah daerah setempat, dan Bulog menggelar Pasar Rakyat serta Bazar UMKM.
"Ini inisiatif yang digagas oleh Makmur Mendunia Center (MMC) bekerja sama dengan pemda setempat dan Bulog, dan masyarakat sangat antusias," ujar Iqbal.
Secara terpisah, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyoroti peran strategis UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di NTB.
Tidak tanggung-tanggung, pada 2025 ini Pemda Lombok Timur telah mengalokasikan dana pembinaan sebesar Rp20 miliar yang menyasar sekitar 23 ribu pelaku UMKM.
"Pemerintah daerah senantiasa hadir mendukung UMKM. Selain bantuan dana, kami melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus bekerja sama dengan petani dan berbagai pihak untuk menjaga agar harga tetap stabil di meja makan masyarakat," ungkap Iron, sapaan akrabnya.
Iron juga mengapresiasi perhatian Pemprov NTB yang menempatkan Pringgabaya sebagai lokasi kegiatan dan menyebutnya sebagai bukti nyata kedekatan pemimpin dengan rakyat.
"Kami sangat bangga karena masyarakat bisa bertemu langsung dengan pemimpin nomor satu di NTB," jelasnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme warga yang luar biasa. Usai pembukaan, gubernur dan bupati tampak turun langsung ke lapak pedagang, berbincang dengan masyarakat, serta memantau kualitas komoditas yang dijual.
Gelak tawa dan diskusi ringan antara pemimpin dan rakyat menjadi pemandangan yang menyejukkan di tengah teriknya matahari Pringgabaya.
"Pasar Rakyat ini menyediakan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, serta aneka produk olahan UMKM lokal dengan harga di bawah rata-rata pasar," tutupnya.
| Peringati HKB 2026, Gubernur Iqbal Ajak Masyarakat Tanamkan Budaya Siaga Bencana |
|
|---|
| Sekda NTB Serukan Satgas Kawal MBG untuk Wujudkan Generasi Cerdas dan Sehat |
|
|---|
| Hindari Keputusan Minim Kajian, Gubernur NTB Tekankan Sinergi dengan Kampus |
|
|---|
| Pemprov NTB Hormati Aspirasi Publik, Tegaskan Proses Hukum Harus Bebas dari Tekanan Opini |
|
|---|
| Pemprov NTB Tegaskan Proses Hukum Dugaan Gratifikasi DPRD Harus Berjalan Objektif Tanpa Tekanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Gubernur-NTB-Lalu-Muhammad-Iqbal-saat-menghadiri-bazar-UMKM-di-Lombok-Timur.jpg)