Bau Nyale 2026
Hujan Lebat saat Puncak Bau Nyale, Pengunjung Manfaatkan Tenda BPBD
BPBD Lombok Tengah menyediakan tempat salat serta arena pengobatan darurat selain tenda
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- BPBD Lombok Tengah menyediakan tempat salat serta arena pengobatan darurat selain tenda.
- BPBD Lombok Tengah tetap waspada dan telah menyiapkan peralatan keselamatan.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Hujan lebat mengguyur panggung utama gelaran puncak Bau Nyale di Kute Lombok Tengah, Sabtu (7/2/2026).
Nampak para penonton tertahan di tenda yang disiapkan panitia, bahkan air hujan sempat tertampung di atap tenda.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung dan skema pengamanan.
Kalak BPBD Lombok Tengah, Ridwan Ma’ruf mengatakan, pihaknya telah menjalin koordinasi lintas sektor secara intensif untuk mengantisipasi membeludaknya pengunjung, pun juga dengan cuaca penghujan yang melanda.
Baca juga: Malam Festival Bau Nyale Diguyur Hujan, Warga Tetap Antusias
“Kami dari pihak BPBD sudah menyiapkan maksimal dengan sapras yang kami miliki dan koordinasi pun dengan pihak kepolisian kami lakukan, pihak TNI-Polri juga kami lakukan, dan pihak desa pun sudah kita lakukan koordinasi," ucap Ridwan.
Meski diguyur hujan, BPBD Lombok Tengah sebelumnya sudah menyiapkan sejumlah fasilitas, di antaranya tenda-tenda yang disiapkan untuk antisipasi hujan, hingga toilet portabel.
BPBD Lombok Tengah menyediakan tempat salat serta arena pengobatan darurat.
"Termasuk untuk tempat salat kita sudah siapkan juga biar dia hiruk-pikuk kita merayakan ini selalu ingat kepada Allah. Jadi orang akan melihat di sini seperti apa," tambahnya
Selain itu, alat keselamatan seperti pelampung juga telah disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan di area pantai.
BPBD Lombok Tengah tetap waspada dan telah menyiapkan peralatan keselamatan.
Koordinasi dengan BPBD tingkat provinsi juga terus dijalin.
Ridwan berpesan agar seluruh lapisan masyarakat bersama-sama menjaga keamanan selama perayaan Bau Nyale berlangsung.
“Pesan-pesan kita untuk masyarakat untuk kita menjaga semua keamanan ini karena ini gawai (acara) kita bersama. Bukan saja ini milik pemerintah tapi ini dikhususkan untuk bagaimana rakyat menikmati ini karena ini legenda," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/bau_nyale_hujan_lebat_3039298jpg.jpg)