Selasa, 2 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Kuota Program Magang Nasional 2026 Ditarget 100 Ribu Peserta

Program pemagangan nasional memberi manfaat bagi peserta, mulai dari pengalaman hingga keterampilan kerja sebagai bekal setelah lulus kuliah

Tayang:
Tangkap layar
MAGANG NASIONAL - Maganghub Kemnaker. Program pemagangan nasional memberi manfaat bagi peserta, mulai dari pengalaman hingga keterampilan kerja sebagai bekal setelah lulus kuliah. 

TRIBUNLOMBOK.COM - Pemerintah berencana melanjutkan program pemagangan nasional pada 2026. 

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dan Seskab Teddy Indra Wijaya meninjau pelaksanaan program pemagangan di Paragon Corp, Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Teddy mengatakan kuota yang disiapkan minimal 100 ribu peserta. 

Teddy menyebut program pemagangan nasional memberi manfaat bagi peserta, mulai dari pengalaman hingga keterampilan kerja sebagai bekal setelah lulus kuliah.

“Pemerintah akan kembali membuka kesempatan bagi para lulusan baru perguruan tinggi pada pertengahan tahun 2026 dengan kapasitas minimal 100 ribu peserta pemagangan,” ujar Teddy.

Baca juga: Paket Ekonomi 2026: Magang Nasional, Insentif PPh, BLTS Kesra

Menurutnya, program ini dirancang untuk menekan angka pengangguran sekaligus memperkuat keterkaitan kompetensi lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan industri.

“Yang terpenting, peserta pemagangan benar-benar belajar langsung di perusahaan/instansi pemerintah, didampingi mentor, memperoleh pengalaman kerja nyata, dan menerima uang saku sesuai upah minimum kabupaten/kota setempat,” jelasnya.

Dalam kesempatan sama, Menaker Yassierli mengatakan pada semester pertama 2026 akan ada tambahan minimal 100 ribu peserta pemagangan. Yassierli berharap seiring bertambahnya mitra penyelenggara, kesempatan lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program ini makin luas.

“Hal ini semakin meyakinkan bahwa program pemagangan menjadi instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan berdaya saing untuk jangka panjang,” ujar Yassierli.

Salah satu peserta program magang nasional 2025, Hana Meita Sitepu, mengaku merasakan manfaat pemagangan. 

Ia menyebut mendapat pengalaman kerja langsung layaknya karyawan profesional. 

Selama mengikuti program di salah satu perusahaan kosmetik besar, Hana mempelajari proses dan alur kerja mulai dari inovasi produk, formulasi, hingga pengendalian kualitas produk.

“Program pemagangan ini memberikan wawasan praktis yang mendalam tentang dunia industri kecantikan yang sesungguhnya, di luar teori yang saya peroleh di bangku perkuliahan,” tuturnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved