Peringati Hari Dharma Samudra, Lanal Mataram Tekankan Prajurit Tanamkan Kesetiaan dan Keberanian
Lanal Mataram menggelar tabur bunga di Pelabuhan Gili Mas untuk memeringati Hari Dharma Samudra serta mengenang jasa pahlawan laut.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Lanal Mataram menggelar tabur bunga di Pelabuhan Gili Mas untuk memeringati Hari Dharma Samudra serta mengenang jasa pahlawan laut.
- Kegiatan ini menekankan penguatan prajurit SDM dan modernisasi alutsista guna menjaga privasi serta keamanan perairan Nusa Tenggara.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Lanal Mataram menggelar acara tabur bunga sebagai bagian dari peringatan hari Dharma Samudra yang digelar di Pelabuhan Gili Mas, Lombok Barat, Kamis (15/1/2026).
Pada acara tersebut, Danlanal Mataram, Kolonel Laut (P) Asep Tri Prabowo mengatakan, peringatan hari Dharma Samudra ini bertujuan untuk mengenang seluruh pertempuran yang terjadi di seluruh perairan Indonesia dalam rangka merebut atau mempertahankan kemerdekaan.
Tidak hanya itu saja, dalam agenda yang diluar dari acara seremoni ini mengandung makna mendalam bagi para prajurit samudra.
“Melalui peringatan ini, nilai-nilai yang ditekankan adalah kesetiaan, keberanian, dan kepemimpinan agar generasi muda Angkatan Laut memiliki kesetiaan kepada bangsa, berani secara profesional, dan mampu memberikan teladan bagi sekitar,” ucap Danlanal Asep saat ditemui di lokasi acara.
Ditegaskannya, TNI Angkatan Laut khussnya di Lanal Mataram menjunjung nilai perjuangan para peteran dengan selalu mempersiapkan diri, baik dari kesiapan armada hingga personal untuk terus berjuang mengamankan perairan Indonesia dari segala macam bahaya.
“Kita (TNI AL) selalu berbenah dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, baik dalam rancang bangun kapal maupun sistem penginderaan. Namun, teknologi canggih akan menjadi 'omong kosong' jika tidak dibarengi dengan pembinaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, oleh karena itu, kehadiran alutsista modern harus diimbangi oleh personel yang memadai,” katanya.
Lanal Mataram kata dia, dalam mempertahankan dan mengamankan wilayah teritorialnya tetap mengedepankan sinergi, komunikasi, dan kolaborasi antarinstansi, khususnya di perairan Nusa Tenggara.
Secara internal, Lanal Mataram sendiri hingga saat ini terus melaksanakan pembinaan personel agar memahami peraturan hukum laut serta melakukan pembinaan material terhadap alutsista yang ada guna mendukung tugas pertahanan.
Lebih jauh diungkapkannya pula, dipilihnya Gili Mas sebagai lokasi pelaksanaan Dharma Samudra bukan tanpa alasan, melainkan letaknya yang strategis sebagai lokasi utama sandar dan lepasnya kapal ke Samudra Pasifik.
"Pelaksanaan Hari Dharma Samudra di Gili Mas dilakukan karena tempat ini benar-benar nyata dan strategis,” tegasnya.
Baca juga: Menakar Nasib Warga Pesisir NTB di Tengah Perubahan Iklim
Pada dasarnya, peringatan Dharma Samudra ini tidak hanya berlaku di tempat-tempat bersejarah tertentu, tetapi 'hidup' di seluruh perairan yang pernah menjadi medan perjuangan para pahlawan.
Lebih jauh Danlanal Asep juga menitipkan pesan kepada para prajurit muda agar tetap berani berdasarkan profesionalitas, berani mengasah integritas, dan setia dalam melaksanakan tugas negara
“Sebagai pemimpin, kita harus memberikan teladan yang baik sehingga tujuan kedaulatan negara di laut dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/UPACARA-HARI-DHARMA-SAMUDRA-2026.jpg)