Universitas Muhammadiyah Mataram
Perkuat Arah Pendidikan Tinggi, UMMAT Gelar Workshop OBE Berbasis Kampus Berdampak
UMMAT menggelar Workshop Kurikulum OBE untuk memperkuat penjaminan mutu dan mendukung konsep Kampus Berdampak.
Ringkasan Berita:
- UMMAT menggelar Workshop Kurikulum OBE untuk memperkuat penjaminan mutu dan mendukung konsep Kampus Berdampak.
- Disusun pedoman kurikulum OBE UMMAT yang selaras regulasi terbaru dan kebutuhan dunia usaha, industri, dan kerja.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Biro Perencanaan Administrasi dan Akademik (BPAA) Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT) menyelenggarakan Workshop Kurikulum Outcome Based Education (OBE) pada 23–24 Januari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium H. Anwar Ikraman UMMAT ini menjadi langkah strategis universitas dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik melalui pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja.
Ketua Panitia Penyelenggara, Prof. Dr. Hijril Ismail, M.Pd., BI., yang juga Kepala Biro BPAA UMMAT, menjelaskan bahwa workshop ini diarahkan untuk menghasilkan Pedoman Kurikulum Outcome Based Education UMMAT, sebagai rujukan seluruh program studi di lingkungan universitas.
Penyusunan pedoman tersebut mengacu pada regulasi terbaru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, khususnya Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025 tentang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi, serta selaras dengan kebijakan transformasi pendidikan tinggi dan konsep Kampus Berdampak.
Lebih lanjut, Prof. Hijril menegaskan bahwa pedoman kurikulum ini diharapkan mampu mengantarkan UMMAT menjadi universitas yang inklusif, adaptif, kolaboratif, dan berdampak nyata (impactful) bagi masyarakat, dunia usaha, dan dunia industri.
Workshop ini menghadirkan narasumber nasional Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T., yang dikenal sebagai penyusun kebijakan dan pedoman kurikulum pendidikan tinggi rujukan nasional, seperti IKPT 2020 dan KPT 2024, serta pengembang template Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang digunakan secara luas oleh perguruan tinggi di Indonesia.
Dalam paparannya, narasumber menyampaikan pemahaman mendalam mengenai regulasi terkini serta structure for curriculum design sebagai kerangka strategis dalam perancangan kurikulum OBE.
Menurut Prof. Hijril, kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan wawasan dan perspektif baru yang mendorong perubahan pola pikir sivitas akademika menuju growth mindset, sehingga mampu mengakselerasi pencapaian UMMAT sebagai universitas unggul.
Kegiatan ini juga melibatkan unsur Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA). Partisipasi para pemangku kepentingan eksternal tersebut diharapkan dapat memperkaya dokumen kurikulum agar semakin link and match dengan kebutuhan riil di lapangan, sekaligus mendorong lulusan tidak hanya menjadi job seeker, tetapi juga job creator.
Sementara itu, Rektor UMMAT yang diwakili oleh Sekretaris Rektor I, Dr. Syafril, M.Pd., menegaskan bahwa kurikulum OBE bukan sekadar penyusunan perangkat pembelajaran, melainkan strategi untuk membaca peluang dan kebutuhan pasar tenaga kerja. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus memiliki daya saing, mampu mengisi posisi strategis di dunia kerja, serta berkontribusi nyata bagi pembangunan.
Ia menambahkan bahwa workshop yang diselenggarakan BPAA ini merupakan bagian dari ikhtiar UMMAT dalam menjemput perubahan. Sejalan dengan ungkapan filsuf Heraclitus, “Nothing endures but change,” perguruan tinggi dituntut untuk terus bertransformasi agar tetap relevan dan maju.
Workshop ini dimoderatori oleh Syamsul Hidayat Daud, S.T., M.T., Ph.D. Dalam sesi utama, Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T., Guru Besar rumpun keilmuan Pemodelan Sistem Kecerdasan Buatan Institut Teknologi Sepuluh Nopember sekaligus Ketua Tim Ahli Kurikulum Dikti Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, memaparkan materi pengembangan kurikulum pendidikan tinggi sesuai KKNI dan SN-Dikti dengan pendekatan OBE.
Kajian yang dibahas meliputi paradigma pengembangan kurikulum pendidikan tinggi, konsep dan implementasi OBE, tahapan penyusunan dokumen kurikulum, pembentukan mata kuliah dan penentuan bobot SKS, penyusunan struktur dan peta kurikulum, hingga penguatan tugas akhir dan mata kuliah Capstone Design.
Melalui workshop ini, UMMAT menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang responsif terhadap perubahan, berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia kerja.
| UMMAT Luncurkan Program Inkubasi Bisnis 2026 Bersama Baznas NTB |
|
|---|
| Mahasiswa Hukum UMMAT Raih Bronze Medal pada Nusantara Writing Festival V di UN Malang |
|
|---|
| Perkuat Dakwah dan Pengembangan Persyarikatan, UMMAT Lepas 41 Mahasiswa KKN PPS Angkatan II 2026 |
|
|---|
| UMMAT Gelar Dialog Riset dan Inovasi BRIN, Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi se-NTB |
|
|---|
| UMMAT Jadi Tuan Rumah NMT-DIES Workshop Tahap II, Pertegas Langkah Menuju Kampus Global |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/UMMAT-menyelenggarakan-Workshop-Kurikulum-Outcome-Based-Education-OBE.jpg)