NTB

Pemkot Bima Gelar Operasi Pasar Murah Jelang Lebaran

Dok. Diskominfotik Kota Bima
Pemkot Bima dibawah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkot Bima bekerja sama dengan Perum Bulog Kota Bima saat menggelar operasi pasar murah di Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Kamis (4/4/2024). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Toni Hermawan

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemkot Bima bekerja sama dengan Perum Bulog Kota Bima kembali menggelar operasi pasar murah untuk memastikan ketersediaan Bahan Pokok (Bapok) menjelang lebaran.

Berbagai komoditas pokok dengan harga terjangkau disiapkan, mulai dari minyak harga 15 ribu per liter, gula pasir dengan harga Rp 16 ribu per kilogram, serta beras 5 kilogram dijual dengan harga Rp 52 ribu.

Plt Asiseten II Setda Kota Bima M Saleh mengatakan operasi pasar ini sebagai sebagai upaya pemerintah Kota Bima untuk memastikan ketersediaan bahan pokok yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Pemerintah Kota Bima berharap dengan diadakannya secara rutin operasi pasar di seluruh kelurahan yang ada di Kota Bima," katanya saat memantau operasi pasar murah di Kantor Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Kamis, (4/4/2024).

Baca juga: Bupati Bima Buka Musrenbang RKPD Tahun 2025

Ia melanjutkan, hadirnya operasi disambut gembira masyarakat, mengingat harga bahan pokok semakin melonjak naik terutama komoditas beras.

"Warga merasa sangat terbantu dengan adanya operasi pasar yang digelar tiap minggu di seluruh kelurahan di Kota Bima," akunya.

Saleh berharap adanya operasi pasar murah dapat menjaga Keseimbangan harga, keberlanjutan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan pokok dibawah harga pasar.

"Semoga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarak," harapnya.

Kegiatan operasi pasar ini tidak hanya dilakukan satu kali, lanjut Saleh, melainkan bagian upaya berkelanjutan untuk terus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

"Harapnya lainnya dapat menekan laju inflasi di Kota Bima," pungkasnya.

(*)