NTB

Lebih dari Sekadar Rak Buku, Perpustakaan KSB Siap Cetak SDM Unggul

Istimewa
MEMBANGUN LITERASI - Penampakan gedung baru Perpustakaan Daerah KSB. Keberadaan gedung perpustakaan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan budaya literasi bagi masyarakat di KSB. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA BARAT - Keberadaan gedung perpustakaan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan budaya literasi bagi masyarakat di KSB.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan KSB, Erna Idawati mengatakan, fungsi utama perpustakaan adalah membangun tradisi budaya baca dan merupakan jantung budaya literasi bagi masyarakat.

"Perpustakaan menjadi sarana pendukung peningkatan literasi masyarakat, media informasi, sumber pengetahuan, serta ruang bagi pertukaran informasi bagi pustaka, dan ini merupakan wujud dari membangun peradaban literasi yang baik bagi masyarakat," katanya saat ditemui pada Jumat (13/6/2025).

Erna menjelaskan, untuk mendukung upaya  dalam meningkatkan peran perpustakaan menjadi lebih luas, harus dengan langkah yang matang dan tentu harus didukung oleh semua kalangan.

"Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan dalam membangun budaya literasi ini, sehingga perlu sinergitas yang baik antara pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, Yayasan pendidikan, NGO dan masyarakat itu sendiri. Memang diperlukan kerja - kerja kolaboratif dalam membangun budaya literasi ini," jelasnya. 

Erna mengatakan, tantangan terbesarnya yaitu bagaimana memanfaatkan perpustakaan dengan koleksi yang semakin kaya, agar tingkat kunjungan semakin meningkat dan akses ke buku atau sumber pengetahuan bisa menjadi kegiatan sosial ekonomi yang produktif. Karena dunia semakin maju dan berkembang serta semakin kompetitif. 

Menurutnya, syarat utama menjadi daerah yang bersaing adalah keterampilan literasi mulai dari yang paling elementer sampai dengan hal-hal yang kompleks.

"Literasi ini menjadi bagian yang sangat penting bagi masyarakat untuk merespons berbagai tantangan di masa depan dan peningkatan literasi menjadi kunci bagi pendidikan bermutu dan pendidikan yang berdaya saing ke depan," tuturnya.

Baca juga: Kalah Kasasi Pidana, Pemprov NTB Tempuh Jalur Perdata Selamatkan Gedung Bawaslu dan Gedung Wanita

Bukan hanya itu, lanjut Erna, literasi mendorong transformasi masyarakat di berbagai dimensi kehidupan. Terutama dibarengi dengan pemanfaatan teknologi termasuk kecerdasan buatan dan juga teknologi digital yang nantinya akan mampu menjadi perwujudan dari asa cita dalam mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045. 

Ia menambahkan visi pemerintah KSB dengan slogan KSB Maju pendidikan berperan penting dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan berkualitas.

"Maka dengan kecakapan literasi tinggi, tenaga kerja bisa bekerja di sektor apapun. Akumulasi pengetahuan dan keterampilannya mengindikasikan bahwa dia punya kecakapan literasi yang bagus dan akan mampu berdaya saing dengan dunia luar sehingga perwujudan dari visi pemerintah dapat terwujud dengan baik," tutupnya.

(*)