Berita Mataram
Pemkot Mataram Optimalkan Program Bemo Kuning untuk Anak Sekolah, Kenyamanan Jadi Prioritas
Program Bemo Kuning akan ada penambahan unit dari semula 7 menjadi 90 unit untuk melayani transportasi sekolah
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Program Bemo Kuning dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram yang diproyeksikan sebagai angkutan anak sekolah akan dioptimalkan.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram akan fokus pada bagaimana menjamin kenyamanan dari pengguna angkutan.
“Visi kita bagaimana di angkot itu bukan cuman ber AC, bukan cuman nyaman tapi siapa tau ada perpustakaan mini di situ, imbauan di LCD juga bisa di situ baik dari BNN dan lainnya,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin dikonfirmasi, Selasa (4/2/2025).
Dia mengakui program Bemo Kuning akan ada penambahan unit dari semula 7 menjadi 90.
Baca juga: Rincian Lengkap Tanggal Libur dan Masuk Sekolah Selama Ramadhan & Idul Fitri 2025
“Jumlah keseluruhan bemo kita di kota Mataram sekitar 90-an, cuman kondisinya kita tau sendiri. Baru 7 yang diakomodir, semuanya juga sudah diuji, jadi yang kemarin mau ikut bergabung kita minta uji dulu untuk memastikan keselamatan pengguna,” ungkapnya.
Adapun, Pemkot belum bisa mengakomodir semua bemo, lantaran masalah gaji sopir juga menjadi perhatian.
“Untuk sopir saat ini kita bayar 1,5 juta, dan masih satu SMP yang diakomodir,” katanya.
Dia menjelaskan, rencana penggunaan bemo kuning dilakukan sekaligus sebagai cara memperkenalkan angkutan legendaris ini ke para siswa.
“Konsep kita bemo kuning sekaligus memperkenalkan bahwa bemo kuning ini pernah jaya di Kota Mataram,” sebutnya.
Kedua, lanjut dia, Pemkot ingin memberikan sinyal pada bemo kuning bahwa pemerintah hadir.
(*)
| Kerugian Kebakaran Gudang Oli di Mataram Ditaksir Capai Rp2 Miliar |
|
|---|
| Gudang Oli di Mataram Ludes Terbakar: Diduga karena Korsleting, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar |
|
|---|
| Pria di Mataram Ditangkap Usai Aniaya Tetangga dengan Sajam, Korban Luka Serius |
|
|---|
| Marak Jukir Dadakan di Mataram Selama Ramadan, Dewan Sentil Potensi PAD Bocor |
|
|---|
| Warga di Ampenan Akhiri Hidup, Ditemukan Ibunya di Gudang Belakang Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/zulkarwin-dishub-kota-mataramjpg.jpg)