Pullman Lombok Mandalika
Sambut Tahun 2026, Pullman Mandalika Perkuat Brand Awareness di Pasar Premium
Pullman Mandalika memperkuat posisi sebagai hotel bintang lima dengan tetap menyasar pasar premium di KEK Mandalika.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Laelatunniam
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH – Pullman Mandalika Beach Resort, yang merupakan salah satu hotel bintang lima di kawasan tersebut, terus memperkuat posisinya sebagai akomodasi premium utama di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Meski persaingan harga di kawasan tersebut cukup kompetitif, hotel ini tetap memfokuskan sasarannya pada segmen pasar kelas atas, dan menargetkan tingkat hunian yang realistis untuk tahun 2026.
Berdasarkan data yang diterima TribunLombok.com, sejauh ini profil wisatawan yang menginap di Pullman Mandalika masih didominasi oleh pasar domestik, disusul oleh sejumlah negara mancanegara.
“Dominasi oleh wisatawan Nusantara, nomor dua dari Australia, kemudian berikutnya dari Eropa, selebihnya Timur Tengah,” ucap Hotel Manager Pullman Mandalika, Muhammad Muchlis, Kamis (8/1/2026).
Sebagian besar tamu tersebut masuk dalam kategori Frequent Individual Travel (FIT), sementara untuk segmen MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), relasi yang terbangun lebih banyak berfokus pada kegiatan pertemuan.
Menghadapi tahun 2026, Pullman Mandalika memproyeksikan kenaikan jumlah wisatawan yang tidak terlalu drastis, namun tetap stabil. Kenaikan diperkirakan berada di angka moderat.
“Kenaikannya mungkin tidak lebih dari 10 persen ya,” jelas Muchlis.
“Target yang paling masuk akal (make sense) saat ini, kita ada di angka tidak lebih dari 50 sampai 60 persen,” tambahnya.
Salah satu tantangan terbesar yang dihadapi adalah kecenderungan wisatawan di Mandalika yang mencari akomodasi dengan harga di bawah standar hotel bintang lima.
Namun, Pullman Mandalika menegaskan komitmennya untuk tetap berada di jalur premium tanpa merusak harga pasar.
“Kami pegang teguh bahwa kami tidak akan mengarahkan pasar ke bawah (mengkanibal). Oleh karena itu, pasar yang saat ini bisa kita ambil adalah yang benar-benar premium di kelasnya,” tegasnya.
Selain strategi harga, fokus utama manajemen ke depan adalah meningkatkan kesadaran merek (brand awareness).
Dijelaskannya, berdasarkan temuan tim pemasaran di lapangan, masih banyak calon wisatawan yang belum mengetahui keberadaan hotel Pullman di kawasan Mandalika.
“Kami perlu brand awareness lebih kencang lagi di area pemasaran. PR (pekerjaan rumah) kami saat ini adalah menjaring (bidding) lebih banyak lagi pasar, kemudian mempertahankan pasar yang sudah terbentuk saat ini,” pungkasnya.
| Tingkatkan Kebugaran dan Perbaiki Postur, Pullman Mandalika Gandeng Move Studio Gelar Mat Pilates |
|
|---|
| Okupansi Wisatawan di Pullman Mandalika Jelang Akhir Tahun Capai 75 Persen |
|
|---|
| Sambut Momen Nataru, Pullman Mandalika Padukan Hiburan dan Donasi Kemanusiaan |
|
|---|
| Pullman Lombok Mandalika Gelar Heartist Gratitude Week 2025, Wujud Terima Kasih pada Karyawan |
|
|---|
| Pullman Lombok Mandalika Launching 5 Menu Baru Special Nusantara Jelang HUT ke-80 RI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Hotel-Manager-Pullman-Mandalika-Muhammad-Muchlis.jpg)