Berita Lombok Timur
Lombok Timur Raih Posisi Kedua Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi se-NTB
Kerja sama yang erat telah memberikan hasil nyata bagi Kabupaten Lombok Timur dengan menduduki peringkat kedua pertubuhan se-NTB.
Penulis: Rozi Anwar | Editor: Idham Khalid
Ringkasan Berita:
- Kerja sama yang erat telah memberikan hasil nyata bagi Kabupaten Lombok Timur dengan menduduki peringkat kedua pertubuhan se-NTB.
- Berdasarkan data akhir tahun 2025, laju pertumbuhan ekonomi Lombok Timur mencapai 4,93 persen.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Kabupaten Lombok Timur meraih urutan kedua pertumbuhan ekonomi tertinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik, memaparkan berbagai prestasi membanggakan, salah satunya adalah capaian pertumbuhan ekonomi yang mendudukkan daerah ini di peringkat kedua NTB.
Juani memaparkan, pernyataan Kementerian dalam Negeri (Kemendagri), bahwa otonomi daerah bukanlah sekadar pelimpahan wewenang, melainkan alat penting untuk mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan rakyat dalam kerangka NKRI.
"Otonomi daerah hendaknya menjadi penggerak utama kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pelayanan publik dapat berjalan maksimal," ucap Juaini pada Senin (27/4/2026).
Menindaklanjuti arahan tersebut, Juaini menyatakan bahwa kerja sama yang erat telah memberikan hasil nyata bagi kabupten dengan julukan Bumi Patuh Karya.
Berdasarkan data akhir tahun 2025, laju pertumbuhan ekonomi Lombok Timur mencapai 4,93 persen.
"Angka ini menempatkan Lombok Timur sebagai wilayah dengan pertumbuhan ekonomi terbaik kedua dari sepuluh kabupaten/kota di NTB," jelasnya.
Selain itu, dari aspek indeks pembangunan, Lombok Timur kini berada di urutan ke-4 se-NTB.
Baca juga: Pemda Sebut Pertumbuhan Ekonomi Lombok Timur Memicu Kelangkaan LPG 3 Kg
Juaini menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hasil kerja sendiri, melainkan berkat harmonisasi kebijakan antara pusat dan daerah.
"Saya katakan sejujurnya, ini semua terjadi karena adanya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah," tegasnya.
Juani memaparkan deretan prestasi Lombok Timur yang mendapat pengakuan nasional. Di antaranya adalah predikat kabupaten terbaik nasional dalam percepatan dan perluasan digitalisasi pada tahun 2018, serta predikat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terbaik se-Indonesia.
Di tahun 2025, prestasi terbaru juga diraih oleh Perangkat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) Lombok Timur sebagai yang terbaik tingkat nasional untuk program akses keuangan inklusif.
Bahkan, dalam waktu dekat, Bupati Lombok Timur Haerul Warisan dijadwalkan masuk ke tahap final Anugerah Kreatif Finance dari Kemendagri.
"Insentif dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian beserta hadiah dari berbagai kategori prestasi ini dipastikan masuk ke kas daerah. Semuanya akan dikembalikan untuk kepentingan pembangunan masyarakat," tutupnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PERTUMBUHAN-EKONOMI-LOMBOK-TIMUR-KEDUA.jpg)