NTB
Kasus Pokir DPRD Lombok Barat, Eks Kadinsos dan Anggota Dewan Diperiksa
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram sudah memeriksa sejumlah saksi terkait pengusutan kasus korupsi dana Pokir DPRD Lombok Barat.
Kasi Intelijen Kejari Mataram Harun Al Rasyid mengatakan, pihaknya sudah memeriksa satu anggota DPRD Lombok Barat inisial AZ.
Eks Kadisos Lombok Barat inisial LM pun sudah dimintai keterangan.
"Penyaluran Pokir yang dititipkan di Dinsos, untuk modusnya nanti saja," kata Harun, Selasa (19/8/2025) saat ditemui di Mataram.
Kasus sudah ditangani di tahap penyidikan atau sudah ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum sesuai unsur tindak pidana korupsi.
Baca juga: Kajati NTB Jamin Tak Ada Kompromi Dalam Penanganan Kasus Dana Pokir Dewan
"Sudah naik penyidikan," kata Harun.
Dia belum menjelaskan secara rinci mengenai jumlah anggaran Pokir yang dianggarkan pada tahun 2024 dan menjadi objek penanganan kasus.
Demikian juga mengenai siapa saja anggota dewan yang diduga terlibat, serta penerima bantuan dalam penyaluran melalui Dinsos dimaksud.
Harun mengatakan saat ini pihaknya sudah menggandeng badan pengawasan keuangan dan pembangunan (BPKP) untuk audit kerugian negara.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Kasi_Intelijen_Kejari_Mataram_Harun_Al_Rasyid_256666jpg.jpg)